Indonesia diminta hati-hati sikapi OPM

Jum'at, 24 Mei 2013 - 09:47 WIB
Indonesia diminta hati-hati...
Indonesia diminta hati-hati sikapi OPM
A A A
Sindonews.com - Terkait keberadaan kantor gerakan separatisme Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Oxford, Inggris. Indonesia diminta untuk hati-hati menyikapi hal itu, sebab akan berdampak pada hubungan kedua negara yang akhirnya justru dimanfaatkan oleh gerakan separatis itu.

"Kemlu sudah memberikan sinyal kuat terhadap pemerintah Inggris terhadap reaksi pembukaan di Oxford, tapi kita juga tidak ingin pemerintah bereaksi terlalu besar sehingga bisa menarik perhatian terlalu besar," kata Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq usai rapat dengar pendapat di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (23/5/2013) malam.

Kata Mahfudz, gerakan separatis ini terus mengupayakan aksi dukungan melalui forum internasional, Ia mencontohkan pada isu Hak Asasi Manusia (HAM) yang pernah disampaikan ke Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), tapi sayangnya isu itu hanya ada diurutan ke 12.

"Pemerintah dan DPR akan bekerjasama dalam pendekatan diplomasi luar negeri," katanya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyampaikan, kini Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) tengah mengkaji cara untuk menyusun Indikator Papua Damai.

Hal ini dilakukan untuk memberikan kepastian terkait situasi di Papua, maka potensi gerakan separatisme dapat dihindari. Ia pun mengimbau agar Kementerian Luar Negeri dan BIN bisa bekerjasama dalam penyusunan indikator ini.

"Presiden SBY sudah menginstruksikan penyelesaian sejak 2009. Harapan kami sebelum pemerintahan SBY berakhir, sudah ada langkah penyelesaian Papua secara damai. Konsep solusi komprehensif termasuk arah dan kebijakannya," tuntasnya.
(lal)
Berita Terkait
Situasi Konflik di Tanah...
Situasi Konflik di Tanah Papua Belum Ada Tanda-tanda Berakhir
Tiga Anggota OPM Kelompok...
Tiga Anggota OPM Kelompok Lekagak Telenggen Serahkan Diri
Ketua KNPB Wilayah Maybrat...
Ketua KNPB Wilayah Maybrat Papua Barat Dibekuk, Polisi: Lakukan Pembunuhan Keji 2 Warga
1 Desember Diperingati...
1 Desember Diperingati Hari Kemerdekaan, Ini Respons Warga Papua
Teroris KKB Papua Bakar...
Teroris KKB Papua Bakar Gedung SD, Rumah Guru dan Puskesmas
TPNPB-OPM Benarkan Salah...
TPNPB-OPM Benarkan Salah Satu Pimpinan Sayap Militer Mereka Tewas
Berita Terkini
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved