Tantangan Memperkuat Pembangunan SDM

Jum'at, 15 November 2024 - 10:22 WIB
loading...
A A A
Pakar lain Chatzkel (2004) menyatakan HCM merupakan usaha terintegrasi untuk mengelola dan mengembangkan kapabilitas manusia untuk mencapai tingkat kinerja yang lebih tinggi secara signifikan.

Sementara, Kearns (2005) menjelaskan HCM sebagai pengembangan total potensi manusia yang dinyatakan sebagai nilai organisasi. HCM adalah tentang menciptakan nilai melalui orang dan merupakan filosofi pengembangan orang tetapi hanya pengembangan yang berarti bahwa semua diterjemahkan ke dalam nilai.

Lebih lanjut, Kearns menyatakan HCM menjaga keuntungan bisnis untuk ditingkatkan dan dilanjutkan ketika perusahaan menyediakan produk dan jasa yang memenuhi kebutuhan pelanggan lebih baik daripada yang dilakukan pesaing, dengan kata lain, ketika perusahaan mempunyai daya saing.

Baca Juga: Pengelolaan Human Capital dan Kesiapsiagaan Menghadapi Resesi

Orang sering mengatakan SDM merupakan aset yang paling penting dalam suatu organisasi. Tetapi masalahnya, orang secara langsung tidak sesuai dengan definisi finansial suatu aset. Kontribusi mereka lebih bersifat individual dan bervariasi tergantung pada motivasi dan lingkungan. Mereka tidak dapat dinilai menurut prinsip finansial tradisional.

Kini, organisasi lebih berkepentingan dengan perang untuk mendapatkan talenta (war for talent) sebagai masalah bisnis. Penilaian terhadap organisasi atau perusahaan telah berubah secara progresif dengan memberikan nilai yang lebih tinggi pada aset yang tidak berwujud (intangible assets). Sebut saja, pengetahuan, kompetensi, merk dan sistem. Aset itu juga dikenal sebaga modal intelektual (intellectual capital) suatu organisasi. Orangnya sendiri sebagai SDM yang membangun nilai.

Dalam bisnis, terdapat tiga ukuran penting: kepuasan pelanggan, kepuasan pegawai dan arus kas. Akhir-akhir ini berkembang bahwa pegawai menjadi urutan pertama. Karena pada akhirnya, semua hal tergantung pada orang: kapabilitas, motivasi, kreativitas, keterampilan organisasi dan kepemimpinan. Orang mengelola aset berwujud dan mereka juga memelihara dan menumbuhkan aset tidak berwujud (Mayo, 2001:2).

Tujuan


Sesungguhnya, apa tujuan HCM? Menurut Baron dan Amstrong (2007: 21), terdapat empat tujuan HCM, pertama, untuk mempertimbangkan dampak orang dalam bisnis dan kontribusi mereka pada nilai pemangku kepentingan (stakeholders). Kedua, mendemonstrasikan bahwa praktek SDM menghasilkan nilai uang dalam bentuk imbal hasil investasi (return on investment/ROI).

Tujuan ketiga adalah untuk menyediakan pedoman tentang SDM masa depan dan strategi bisnis. Kemudian tujuan keempat adalah untuk menyediakan data diagnostik dan prediktif yang akan memberikan informasi strategis dan praktik yang dirancang untuk memperbaiki efektivitas manajemen orang dalam organisasi.

Tahapan Proses


Dalam proses HCM terdapat empat tahapan. Pertama, melakukan pengukuran tentang menemukan kaitan, korelasi dan idealnya penyebab di antara serangkaian data SDM yang berbeda dengan menggunakan teknik statistik. Hal itu merupakan analisis pengalaman aktual pekerja daripada hanya sebagai pernyataan program dan kebijakan.

Tahap kedua: melaporkan pengukuran tentang pentingnya pengukuran. Hal ini berkaitan dengan penyediaan informasi tentang seberapa baik SDM organisasi dikelola. Informasi yang meliputi aspek eksternal dimaksudkan untuk pemangku kepentingan dan aspek internal bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tim kepemimpinan tentang bagaimana SDM telah dikelola dan bagaimana informasi.

Tahap ketiga adalah menarik kesimpulan. Kesimpulan yang ditarik dari data dapat mengarah pada tiga bidang pengambil keputusan strategis: (1) formulasi dan mplementasi SDM dan strategi bisnis, (2) perbaikan kapabilitas manajer lini dalam mengatasi masalah SDM dan (3) usaha menyeluruh SDM organisasi. Tahap terakhir dalam proses HCM adalah menggunakan kesimpulan sebagai pedoman untuk tindakan ke depan.

Hasil


Lantas apa hasil HCM? Hasil HCM dapat terlihat dari segi SDM sebagai pekerja. HCM yang baik mampu meningkatkan lima hal yakni (1) kreativitas, (2) inovasi, (3) komitmen, (4) produktivitas dan (5) kesehatan pekerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhut Siapkan Generasi...
Menhut Siapkan Generasi Baru Pemimpin Kehutanan melalui Penguatan SDM
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Hadirkan Program Sosial,...
Hadirkan Program Sosial, TBIG Raih Dua Penghargaan Bergengsi Tingkat Nasional
Mengelola Sawit untuk...
Mengelola Sawit untuk Indonesia yang Kuat
Mengenal System Shift,...
Mengenal System Shift, Kerangka Baru Membaca Perubahan Dunia
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Rekomendasi
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Berita Terkini
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Infografis
Peta Geopolitik 2025:...
Peta Geopolitik 2025: Tantangan Global Kian Kompleks
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved