NASIONAL

KPK Respons Pernyataan SBY Terkait WikiLeaks

KPK bisa mengusut kebenaran informasi yang diungkap WikiLeaks jika ada kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan pihak...

BERITA TERKINI

  • KPK Tunggu Data dan Informasi dari Australia
    Jum'at, 01 Agustus 2014 − 20:31 WIB

    Hukum  KPK menunggu data dan informasi dari Australia untuk menindaklanjuti dugaan korupsi pencetakan uang rupiah pada 1999.

  • Pemerintah Tak Fasilitasi WNI Berperang ke Gaza
    Jum'at, 01 Agustus 2014 − 19:04 WIB

    Politik  Pemerintah Indonesia tidak akan memfasilitasi warganya yang ingin ke Palestina namun berniat berperang di jalur Gaza.

  • Menag Imbau Umat Islam Indonesia Tak Terpengaruh ISIS
    Jum'at, 01 Agustus 2014 − 15:39 WIB

    Hankam  Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau umat Islam Indonesia agar tidak terpengaruh dan ikut-ikutan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

  •  EE Mangindaan Tanggapi Santai Info Wikileaks
    Jum'at, 01 Agustus 2014 − 14:17 WIB

    Hukum  Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat EE Mangindaan menanggapi santai informasi WikiLeaks tentang perintah pencegahan pemerintah Australia untuk mengungkap kasus dugaan korupsi para tokoh dan pemimpin Asia, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

  • Eks Jubir Gus Dur Sebut Sia-sia Bantah Berita WikiLeaks
    Kamis, 31 Juli 2014 − 19:49 WIB

    Hukum  Mantan Jubir Presiden Gus Dur, Adhie M Massardi menyatakan, Wikileaks yang digagas Julian Assange bukanlah situs penyebar hoax atau kelompok jejaring sosmed yang kerjanya menebar fitnah.

  • PDIP Anggap Informasi WikiLeaks Fitnah
    Kamis, 31 Juli 2014 − 19:33 WIB

    Politik  Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo menyesalkan adanya pemberitaan tanpa fakta, sebagaimana ditujukan ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

  • Pasang Surut Hubungan Indonesia-Australia
    Kamis, 31 Juli 2014 − 18:21 WIB

    Jendela  Sebagai negara tetangga, ketegangan antara Indonesia dan Australia kerap terjadi. Belum lama, terkait laporan dugaan penyadapan yang dilakukan intelijen Australia terhadap para pejabat tinggi Indonesia.

  • Polri Anggap Data WikiLeaks Tak Bisa Dipertanggungjawabkan
    Kamis, 31 Juli 2014 − 17:23 WIB

    Hukum  Mabes Polri berharap masyarakat dan khususnya media massa tidak menelan mentah-mentah data yang dilansir oleh WikiLeaks.

  • Alasan BI Cetak Uang di Australia Tahun 1999
    Kamis, 31 Juli 2014 − 17:17 WIB

    Hukum  BI menegaskan kebenaran pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengakui Indonesia pernah mencetak uang di Australia.

  • Pernyataan Lengkap SBY Tanggapi WikiLeaks
    Kamis, 31 Juli 2014 − 17:00 WIB

    Hukum  Presiden SBY mengklarifikasi informasi terbaru yang dikeluarkan WikiLeaks tentang perintah pencegahan pemerintah Australia untuk mempublikasi kasus dugaan korupsi para tokoh dan pemimpin Asia.

  • Diakui SBY, Indonesia Pernah Cetak Uang di Australia
    Kamis, 31 Juli 2014 − 16:26 WIB

    Hukum  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui pemerintah Indonesia pernah mencetak uang di Australia. Informasi tersebut didapatkannya dari penjelasan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan Menteri Keuangan Chatib Basri.

  • Kebijakan Australia Soal WikiLeaks Timbulkan Kecurigaan
    Kamis, 31 Juli 2014 − 15:56 WIB

    Hukum  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta pemerintah Australia tak mengeluarkan kebijakan yang justru menimbulkan kecurigaan publik.

  • SBY Minta Australia Usut, Meski WNI Terlibat
    Kamis, 31 Juli 2014 − 15:41 WIB

    Hukum  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta pihak Australia menegakkan hukum bersama Indonesia dalam mengungkap dugaan kasus korupsi perusahaan percetakan uang.

 

shadow

TAJUK SINDO

  • Mudik Nyaman

    Mudik Nyaman

    Untuk membuktikan apakah pemerintah yang baru nanti peduli dengan rakyatnya, mudik nyaman yang menjadi ritual tiap tahun harus bisa dipenuhi.

  • Konsolidasi Perbankan

    Konsolidasi Perbankan

    Jumlah bank di Indonesia kini mencapai ratusan. Sayangnya keberadaan bank tersebut, baik dari sisi aset hingga kapitalisasi pasar, belum “bunyi” di kawasan Asia Tenggara.

OPINI

  • Mudik dan Proyek Nasional

    Mudik dan Proyek Nasional

    Dengan menjadi semacam ”proyek nasional”, mudah-mudahan mudik Lebaran 2015 bisa menjadi ”pemecahan rekor baru”. Bukan 24 jam, tetapi turun menjadi 20 jam, atau bahkan 18 jam.

JENDELA

SUARA POLITIKUS

7 QUESTIONS