Alex Marwata Usul Daerah Dipimpin Manajer Profesional, DPR Sebut Kemunduran Demokrasi

Rabu, 14 Desember 2022 - 13:02 WIB
loading...
Alex Marwata Usul Daerah...
Politikud Partai Nasdem Ahmad Sahroni mengomentari wacana yang dilemparkan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata agar daerah-daerah yang belum siap menyelenggarakan pilkada langsung dipimpin manajer profesional. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota DPR RI asal Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni mengomentari wacana yang dilemparkan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata agar daerah-daerah yang belum siap menyelenggarakan pilkada langsung dapat dipimpin oleh seorang manajer profesional. Alasannya, cara ini akan jauh lebih efektif dan efisien karena pilkada langsung dinilainya belum bisa menghasilkan pemimpin yang berintegritas.

Sahroni yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI menilai jika diberlakukan mekanisme seperti itu, demokrasi justru akan mengalami kemunduran. Padahal, bangsa ini selalu menaruh harapan besar pada demokrasi. Baca juga: Alex Marwata: Saya Dengar Penyuap AKBP Bambang Kayun Ada di Luar Negeri

“Kita selalu punya harapan besar pada demokrasi. Pergeseran (sistem sosial politik) dari sentralistik menjadi demokrasi telah membuka ruang partisipasi dan keterwakilan seluas-luasnya. Setiap orang di negeri ini telah memiliki akses dan kesempatan yang sama dalam berpolitik. Saya rasa itu adalah sebuah keniscayaan bagi kita semua. Jadi usulan yang disampaikan merupakan kemunduran dalam berdemokrasi,” ujar Sahroni kepada wartawan, Rabu (14/12/2022).

Terkait persoalan di daerah, Sahroni menyarankan agar semua pihak lebih baik memperbaiki sistem pengawasan dan pencegahan yang ada.

“Justru ini yang jadi pekerjaan kita bersama, soal bagaimana caranya kita memeratakan kesiapan pilkada serta memperbaiki sistem pencegahan,” jelasnya.

Bagi daerah yang belum siap pilkada, Sahroni meminta pihak-pihak tidak melihat ini dengan pesimistis, melainkan difasilitasi dengan kesiapan yang mumpuni dengan melihat kearifan lokal yang ada. Karena tidak semua masalah diselesaikan dengan kaca mata pemerintahan pusat. Baca juga: Pimpinan Komisi II DPR Sebut Pilkada Lewat DPRD Sebuah Kemunduran

“Karena kearifan lokal inilah yang menjadi kekuatan besar bagi demokrasi Indonesia. Sebab tidak semua hal selalu dapat diselesaikan melalui paradigma kerja pusat. Setiap daerah harus merasakan demokrasi dengan memilih pemimpinnya sendiri,” pungkas Sahroni.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Sita Rumah Bupati...
KPK Sita Rumah Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Semarang
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Berita Terkini
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved