Survei: Mayoritas Masyarakat Menolak Masa Jabatan Presiden Diperpanjang
Rabu, 16 Maret 2022 - 19:08 WIB
loading...
Mayoritas masyarakat menolak perpanjangan masa jabatan presiden. Foto/ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mayoritas masyarakat menolak perpanjangan masa jabatan presiden . Hal tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) pada 15 - 20 Februari 2022 dan 1 - 7 Maret 2022.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengungkapkan hanya 6 persen responden yang sangat setuju masa jabatan presiden itu diperpanjang. Kemudian, 33 persen responden lainnya menyatakan setuju.
“Berarti ada 61 persen kelompok masyarakat yang menyatakan menolak dalam konsep penambahan periode tetapi pemilu tetap ada,” kata Dedi dalam Bedah Isu virtual melalui laman Instagram SINDOnews, Rabu (16/3/2022).
Baca juga: Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Muhammadiyah: Sebaiknya Tahu Diri Supaya Tidak Ada Bala di NKRI
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengungkapkan hanya 6 persen responden yang sangat setuju masa jabatan presiden itu diperpanjang. Kemudian, 33 persen responden lainnya menyatakan setuju.
“Berarti ada 61 persen kelompok masyarakat yang menyatakan menolak dalam konsep penambahan periode tetapi pemilu tetap ada,” kata Dedi dalam Bedah Isu virtual melalui laman Instagram SINDOnews, Rabu (16/3/2022).
Baca juga: Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Muhammadiyah: Sebaiknya Tahu Diri Supaya Tidak Ada Bala di NKRI
Lihat Juga :