Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Muhammadiyah: Sebaiknya Tahu Diri Supaya Tidak Ada Bala di NKRI
Senin, 14 Maret 2022 - 15:16 WIB
loading...
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti mengomentari klaim big data yang menunjukkan dukungan publik terhadap perpanjangan masa jabatan presiden. FOTO/DOK.MUHAMMADIYAH
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah , Abdul Mu'ti angkat suara terkait klaim bahwa big data menunjukkan dukungan publik terhadap perpanjangan masa jabatan presiden . Klaim ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investas (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan.
"Sebaiknya tahu diri, supaya tidak ada bala (malapetaka) di bumi NKRI," kata Abdul Mu'ti melalui cuitannya di Twitter pribadi @Abe_Mukti, Senin (14/3/2022).
Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta tidak percaya begitu saja dengan klaim tersebut. Sebab, datanya berbeda dengan hasil analisa Drone Emprit yang menunjukkan hasil berbeda. Drone Emprit ini adalah sebuah sistem untuk menganalisa dan memonitor media sosial yang berbasis teknologi big data yang dibuat oleh Ismail Fahmi.
"Menurut data Drone Emprit besutan @ismailfahmi, yang setuju perpanjangan masa jabatan Presiden hanya sak imprit (sedikit sekali)," ujarnya.
"Sebaiknya tahu diri, supaya tidak ada bala (malapetaka) di bumi NKRI," kata Abdul Mu'ti melalui cuitannya di Twitter pribadi @Abe_Mukti, Senin (14/3/2022).
Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta tidak percaya begitu saja dengan klaim tersebut. Sebab, datanya berbeda dengan hasil analisa Drone Emprit yang menunjukkan hasil berbeda. Drone Emprit ini adalah sebuah sistem untuk menganalisa dan memonitor media sosial yang berbasis teknologi big data yang dibuat oleh Ismail Fahmi.
"Menurut data Drone Emprit besutan @ismailfahmi, yang setuju perpanjangan masa jabatan Presiden hanya sak imprit (sedikit sekali)," ujarnya.
Lihat Juga :