Impor Kedelai yang Mematikan

Jum'at, 04 Maret 2022 - 13:47 WIB
loading...
A A A
Di balik penyerahan kepada impor itu, ada argumen daya saing. Petani kedelai domestik dinilai tidak bisa bersaing dengan produk impor. Justifikasinya adalah harga kedelai yang murah di pasar dunia. Argumen ini sesat dan menyesatkan. Harga pangan di pasar dunia tidak selalu mencerminkan efisiensi dan daya saing. Karena harga pangan yang murah itu terdistorsi oleh aneka subsidi dan dukungan di negara produsen, termasuk kedelai. Impor kedelai Indonesia mayoritas didatangkan dari Amerika Serikat (AS). Di AS, kedelai adalah 1 dari 20 komoditas yang dilidungi dan disubsidi luar biasa besar.

Tidak jarang, harga murah itu juga terkait praktik dumping. Dumping membuat harga kedelai di pasar demikian murah, dan membuat produsen komoditas sejenis sulit bersaing. Termasuk kedelai Indonesia. Disparitas harga yang tinggi antara harga di pasar dunia dan pasar domestik membuat ngiler siapa saja untuk mengimpor. Kebijakan ini kita terima begitu saja tanpa mempertimbangkan dampak ikutannya (contagion effect). Jika pada era 1990-an kita swasembada kedelai, kini produksi domestik kian meluruh.

Impor, juga ekspor, termasuk impor-ekspor pangan, merupakan kegiatan ekonomi biasa. Ekspor dilakukan guna meraih devisa. Sebaliknya, impor untuk memenuhi barang yang tidak bisa diproduksi sendiri. Impor menjadi krusial karena terkait produk pertanian domestik. Sepanjang jumlah impor tak signifikan atau produk domestik siap bersaing, impor tak masalah. Masalah muncul karena impor tak selalu karena ada kebutuhan. Atau impor dilakukan tanpa menimbang nasib petani domestik, seperti perubahan sejumlah pasal UU terkait impor pangan-pertanian oleh UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja.

Ditilik dari kepentingan memberikan jaminan hak hidup petani, impor jadi soal fundamental. Menurut konstitusi, warga negara dijamin memperoleh pekerjaan yang layak sesuai kemanusiaan dan fakir miskin dipelihara negara. Artinya, negara wajib melindungi hak hidup petani. Karena itu, kebijakan apa pun tak boleh mensubordinasi hak hidup petani. Misal impor dan daya saing. Daya saing berjalan lurus dengan efisiensi. Tapi efisiensi bukan tujuan jika tak manusiawi. Harga pangan impor murah adalah efisien. Tapi ini tidak manusiawi apabila mensubordinasi, bahkan mematikan hidup petani.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lampu Kuning Impor Kedelai
Lampu Kuning Impor Kedelai
Mengapa Harga Kedelai...
Mengapa Harga Kedelai Melambung Tinggi? Selengkapnya Hanya di iNews Sore
Kisruh Harga Pangan...
Kisruh Harga Pangan yang Selalu Berulang
Sampai Kapan Kemelut...
Sampai Kapan Kemelut Tahu-Tempe Berakhir?
Ekonomi Kedelai Bukan...
Ekonomi Kedelai Bukan Masalah Kelas Tempe
Sidak ke Pabrik Kedelai,...
Sidak ke Pabrik Kedelai, Mabes Polri: Kalau Ada Yang Nimbun dan Mainkan Harga Kita Disikat
Harga Kedelai Naik Imbas...
Harga Kedelai Naik Imbas Konflik Timur Tengah
Raker Komisi VI DPR,...
Raker Komisi VI DPR, Pemerintah Bahas Pemanggilan Importir Kedelai
Konsumsi 220 Ribu Ton...
Konsumsi 220 Ribu Ton per Bulan, Stok Kedelai Aman Jelang Ramadan 2026
Rekomendasi
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved