PPKM Mikro Dinilai Lebih Longgar, Ada Lonjakan Kasus Covid-19 Jangan Saling Tuding
Senin, 08 Februari 2021 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: PPKM Dilonggarkan: Mal Tutup Jam 9, WFO Bisa 50%
"PPKM yang dilonggarkan tanpa adanya penguatan signifikan testing, tracing. dan isolasi karantina di semua wilayah adalah bukti kebijakan tidak berbasis sains dan data epidemiologi terkini," kata Dicky dari keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (8/2/2021).
Selain itu, Dicky pun mengatakan strategi tes, lacak, dan isolasi terus digencarkan untuk menemukan sebanyak-banyaknya kasus positif sehingga dapat disembuhkan dan tidak menularkan virus. "Seluruh daerah perlu dan penting memiliki pemahaman seperti ini. Pemerintah pusat berkewajiban memfasilitasi daerah agar kinerja pengendalian pandeminya bersinergi dan berbasis sains sehingga pemulihan sektor kesehatan segera terwujud yang otomatis akan diikuti pulihnya ekonomi, dan lain-lain," tegas Dicky.
Dicky juga mengingatkan jika ke depan dengan pelonggaran ini ada lonjakan kasus Covid-19 yang luar biasa, jangan saling tuding. "Jika nanti terjadi lonjakan luar biasa laporan kasus Covid, jangan panik, jangan juga saling tuding. Yang penting terus perbaiki strategi dan lakukan yang terbaik berbasis sains. Yang berbahaya adalah jika tidak ada upaya perbaikan. Itu harus dihindari," katanya.
"PPKM yang dilonggarkan tanpa adanya penguatan signifikan testing, tracing. dan isolasi karantina di semua wilayah adalah bukti kebijakan tidak berbasis sains dan data epidemiologi terkini," kata Dicky dari keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (8/2/2021).
Selain itu, Dicky pun mengatakan strategi tes, lacak, dan isolasi terus digencarkan untuk menemukan sebanyak-banyaknya kasus positif sehingga dapat disembuhkan dan tidak menularkan virus. "Seluruh daerah perlu dan penting memiliki pemahaman seperti ini. Pemerintah pusat berkewajiban memfasilitasi daerah agar kinerja pengendalian pandeminya bersinergi dan berbasis sains sehingga pemulihan sektor kesehatan segera terwujud yang otomatis akan diikuti pulihnya ekonomi, dan lain-lain," tegas Dicky.
Dicky juga mengingatkan jika ke depan dengan pelonggaran ini ada lonjakan kasus Covid-19 yang luar biasa, jangan saling tuding. "Jika nanti terjadi lonjakan luar biasa laporan kasus Covid, jangan panik, jangan juga saling tuding. Yang penting terus perbaiki strategi dan lakukan yang terbaik berbasis sains. Yang berbahaya adalah jika tidak ada upaya perbaikan. Itu harus dihindari," katanya.
(zik)
Lihat Juga :