Wapres Tegaskan PeduliLindungi Tetap Berlaku meski PPKM Dicabut

Rabu, 04 Januari 2023 - 17:11 WIB
loading...
Wapres Tegaskan PeduliLindungi...
Wapres Maruf Amin memberikan keterangan kepada media di sela kunjungan kerja di Cianjur, Jawa Barat, Rabu (4/1/2023). FOTO/MPI/BINTI MUFARIDA
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden ( Wapres ) Ma'ruf Amin menegaskan aplikasi PeduliLindungi tetap berlaku meski pemerintah telah mencabut status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Jumat, 30 Desember 2022. Aplikasi ini sebagai skrining masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19.

"Tentang PeduliLindungi itu masih dilanjutkan bahkan diintegrasikan, sehingga yang lain, jadi itu masih tetap ada, tapi pembatasan sudah tidak ada," kata Wapres di sela kunjungan kerja di Cianjur, Jawa Barat, Rabu (4/1/2023).

Menurut Ma'ruf Amin, dengan pencabutan status PPKM, maka tidak ada lagi pembatasan pergerakan masyarakat. Mobilitas masyarakat tidak lagi dibatasi, ke mana pun mereka pergi.

Baca juga: Geliat Pasar Tanah Abang Pasca Pencabutan PPKM

Namun Wapres mengingatakan, saat ini status pandemi Covid-19 belum dicabut oleh World Health Organization (WHO), sehingga harus tetap menjaga protokol kesehatan juga menggenjot cakupan vaksinasi.

"Tapi karena Covid-19 belum dinyatakan selesai oleh WHO, maka kita tetap waspada, termasuk juga protokol kesehatan, pakai masker, terutama soal vaksinasi. Vaksinasi terus dijalankan untuk membuat supaya kekebalan masyarakat lebih besar dan lebih banyak lagi," katanya.

Wapres berharap pencabutan PPKM akan lebih cepat memulihkan kondisi ekonomi. "Jadi supaya masyarakat bergerak, kita harapkan dengan itu, ekonomi kita lebih bangkit lebih cepat lagi, tapi tetap kita menjaga protokol kesehatan," katanya.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Tak Lagi Jabat Presiden...
Tak Lagi Jabat Presiden dan Wapres, Segini Uang Pensiun Jokowi dan Ma'ruf Amin
Presiden Jokowi dan...
Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Tiba di Gedung MPR/DPR
Menteri-menteri Tiba...
Menteri-menteri Tiba di Istana, Hadiri Undangan Makan Siang Bersama Jokowi
Beda Kelas Indonesia...
Beda Kelas Indonesia dan Korea dalam Mengelola Keamanan Siber: yang Satu Transparan, Lainnya Saling Lempar Tanggung Jawab
Noda Hitam di Tengah...
Noda Hitam di Tengah Pandemi: Situs PeduliLindungi Disusupi Judi Online
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Rekomendasi
Misteri Rumah Rimar...
Misteri Rumah Rimar Idol Terungkap! Sosok Bermuka Batu Bertaring Pernah Muncul di Depannya
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Berita Terkini
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved