Selama Pandemi, Hetifah Sjaifudian Jadi Melek Teknologi dan Makin Kreatif
Sabtu, 16 Mei 2020 - 11:26 WIB
loading...
Foto/Instagram Hetifah
A
A
A
Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian kini bekerja dari rumah meskipun beberapa anggota DPR lain masih rapat di Senayan. Meski di rumah, hari-harinya padat dengan pertemuan secara online, mulai dari rapat komisi, organisasi, hingga berdiskusi dengan para guru dari seluruh Indonesia.
Aplikasi streaming video Zoom merupakan hal baru bagi Hetifah. Sejak memutuskan akan full bekerja dari rumah, terlebih dahulu dia mencari tahu. "Kebetulan ada kampus yang terbiasa melakukan pembelajaran jarak jauh, ternyata mereka menggunakan Zoom. Saya akhirnya belajar dari mereka," ujarnya.
Dia merasa tidak terlalu gaptek (gagap teknologi) karena terbiasa menggunakan media sosial. Hetifah kerap berbagi aktivitasnya di akun Instagram, bahkan melempar polling untuk membahas sebuah isu di media sosial yang sama. Zoom menjadi hal baru bagi Hetifah dan dia sadar itu akan menjadi teman aktivitasnya sehari-hari di rumah. (Baca: Muhaimin Minta Madrasah Diniyah Takmiliyah Diberdayakan)
Zoom meeting pertama kali dilakukan di DPR, yakni saat rapat paripurna. Menurut dia, sebelumnya juga sudah rapat secara online dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk memutuskan ujian nasional (UN) ditunda. Semua masih melalui grup di aplikasi pesan WhatsApp.
"Rapat Bamus saat menentukan kita sidang paripurna atau tidak juga masih melalui grup WhatsApp, kemudian diputuskan kita paripurna virtual dengan menggunakan Zoom," kenang Wakil Ketua Umum DPP Golkar ini.
Meskipun sudah banyak belajar dari para dosen yang terbiasa menggunakan Zoom, Hetifah juga terbantu dengan sang putri yang masih kuliah. Mereka pun melakukan pembelajaran online dan mengerjakan tugas melalui Zoom.
Aplikasi streaming video Zoom merupakan hal baru bagi Hetifah. Sejak memutuskan akan full bekerja dari rumah, terlebih dahulu dia mencari tahu. "Kebetulan ada kampus yang terbiasa melakukan pembelajaran jarak jauh, ternyata mereka menggunakan Zoom. Saya akhirnya belajar dari mereka," ujarnya.
Dia merasa tidak terlalu gaptek (gagap teknologi) karena terbiasa menggunakan media sosial. Hetifah kerap berbagi aktivitasnya di akun Instagram, bahkan melempar polling untuk membahas sebuah isu di media sosial yang sama. Zoom menjadi hal baru bagi Hetifah dan dia sadar itu akan menjadi teman aktivitasnya sehari-hari di rumah. (Baca: Muhaimin Minta Madrasah Diniyah Takmiliyah Diberdayakan)
Zoom meeting pertama kali dilakukan di DPR, yakni saat rapat paripurna. Menurut dia, sebelumnya juga sudah rapat secara online dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk memutuskan ujian nasional (UN) ditunda. Semua masih melalui grup di aplikasi pesan WhatsApp.
"Rapat Bamus saat menentukan kita sidang paripurna atau tidak juga masih melalui grup WhatsApp, kemudian diputuskan kita paripurna virtual dengan menggunakan Zoom," kenang Wakil Ketua Umum DPP Golkar ini.
Meskipun sudah banyak belajar dari para dosen yang terbiasa menggunakan Zoom, Hetifah juga terbantu dengan sang putri yang masih kuliah. Mereka pun melakukan pembelajaran online dan mengerjakan tugas melalui Zoom.
Lihat Juga :