Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan, Kapolri: Bukan Konflik Internal
Jum'at, 22 November 2024 - 17:15 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, penembakan yang dilakukan Kabagops Polres Solok Selatan AKP Danang Iskandar terhadap Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshari bukan konflik internal. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menanggapi kasus polisi tembak polisi di Polres Solok Selatan . Menurut Kapolri, penembakan yang dilakukan Kabagops Polres Solok Selatan AKP Danang Iskandar terhadap Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshari bukan konflik internal.
"Saya kira bukan masalah konflik internal ya, proses sudah didalami, Propam kita turunkan," kata Kapolri Listyo di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Jumat (22/11/2024).
Listyo menegaskan telah meminta jajarannya untuk memproses kasus ini, termasuk dari sisi etik. "Yang jelas kalau hal-hal yang sifatnya bisa diproses dengan hal-hal yang bersifat etik, ini secara umum ya tentunya akan kita lakukan. Sehingga kemudian semuanya bisa berjalan dengan baik," katanya.
Baca juga: Sadis! Kasat Reskrim Polres Solok Selatan Ditembak Dua Kali dari Jarak Dekat
"Namun terhadap pelanggaran yang tidak bisa ditolerir, saya minta tindak tegas," katanya.
Untuk diketahui, aksi penembakan berujung tewasnya AKP Ulil Ryanto Anshari itu terjadi di kawasan parkir Polres Solok Selatan yang berada di Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Solok Selatan, Sumatera Barat, Jumat (22/11/2024) sekitar pukul 00.43 WIB. Diduga kuat pemicunya karena AKP Dadang Iskandar tak terima lantaran AKP Ulil Ryanto Anshari menangkap tersangka kasus tambang Galian C.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono membenarkan adanya peristiwa polisi tembak polisi di Polres Solok Selatan. Pelakunya tunggal dan diduga karena persoalan pribadi.
"Saya kira bukan masalah konflik internal ya, proses sudah didalami, Propam kita turunkan," kata Kapolri Listyo di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Jumat (22/11/2024).
Listyo menegaskan telah meminta jajarannya untuk memproses kasus ini, termasuk dari sisi etik. "Yang jelas kalau hal-hal yang sifatnya bisa diproses dengan hal-hal yang bersifat etik, ini secara umum ya tentunya akan kita lakukan. Sehingga kemudian semuanya bisa berjalan dengan baik," katanya.
Baca juga: Sadis! Kasat Reskrim Polres Solok Selatan Ditembak Dua Kali dari Jarak Dekat
"Namun terhadap pelanggaran yang tidak bisa ditolerir, saya minta tindak tegas," katanya.
Untuk diketahui, aksi penembakan berujung tewasnya AKP Ulil Ryanto Anshari itu terjadi di kawasan parkir Polres Solok Selatan yang berada di Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Solok Selatan, Sumatera Barat, Jumat (22/11/2024) sekitar pukul 00.43 WIB. Diduga kuat pemicunya karena AKP Dadang Iskandar tak terima lantaran AKP Ulil Ryanto Anshari menangkap tersangka kasus tambang Galian C.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono membenarkan adanya peristiwa polisi tembak polisi di Polres Solok Selatan. Pelakunya tunggal dan diduga karena persoalan pribadi.
Lihat Juga :