Komisi IX DPR Minta Tokoh Agama Masuk Prioritas Vaksinasi Covid-19

Rabu, 20 Januari 2021 - 08:06 WIB
loading...
Komisi IX DPR Minta...
Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Anggia Ermarini meminta tokoh agama masuk prioritas program vaksinasi Covid-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Para tokoh agama diusulkan agar diprioritaskan mendapatkan vaksinasi pada tahap awal. Sebab sudah banyak tokoh agama yang wafat karena terpapar Covid-19.

Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Anggia Ermarini menceritakan pertemuannya dengan Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj pada Selasa, 19 Januari 2021. Dalam pertemuan itu, menurutnya, KH Said Aqil mengungkapkan ada 324 tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang meninggal karena Covid-19. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga mengatakan ada beberapa tokoh agama di Dapilnya, Blitar, yang meninggal dunia. Baca juga: 12.300 Nakes di Tangsel dan Kota Serang Mulai Disuntik Vaksin Corona

Untuk itu, dia mendorong agar vaksinasi Covid-19 kepada para tokoh agama manapun dipercepat. Alasannya, para tokoh agama ini memiliki kegiatan yang banyak dan kerap bertemu banyak orang. Anggia menjelaskan PBNU sudah mulai mendata siapa saja yang akan divaksin dalam tahap awal ini, baik di tingkat pusat dan daerah. “Saya kira itu harus diturunkan hingga tingkat daerah dan kecamatan. Paling tidak (harus sampai) di kecamatan karena mereka paling banyak bertemu dengan orang lain,” ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Selasa malam (19/1/2021).
Baca juga: Soal Vaksinasi di Daerah Bencana, Satgas Covid-19 Bilang Begini

Dia menjelaskan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sudah memberikan keterangan bahwa para tokoh agama akan masuk dalam gelombang atau klaster kedua setelah tenaga kesehatan. Anggia memaparkan klaster dua terbagi menjadi A dan B. Para tokoh agama ini akan masuk klaster 2 B. masalahnya, tokoh agama ini banyak yang sudah sepuh atau berusaha di atas 59 tahun. ‘

Seperti diketahui vaksin Sinovac yang digunakan sekarang di Indonesia hanya untuk usia 18-59 tahun. Anggia menyatakan pemerintah pasti sudah memikirkan vaksin yang tepat untuk mereka. Jika kurang, maka harus segera didatangkan untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi nasional ini. Dalam vaksinasi para tokoh agama, menurutnya, pemerintah harus jemput bola.

“Karena kalau lewat puskesmas lama. Saya punya pengalaman mengurus yang positif lewat puskesmas itu nunggunya lama. Maka, perlu koordinasi dengan organisasi keagamaan, seperti NU dan Muhammadiyah. Penting untuk segera untuk memproteksi para kiai itu,” pungkasnya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Rekomendasi
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Berita Terkini
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved