Kuasa Hukum Dirut PT Maxima Integra Nilai Putusan Hakim Hanya Copy Paste Tuntutan JPU
Selasa, 13 Oktober 2020 - 00:40 WIB
loading...
Penasihat Hukum Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Soesilo Aribowo mengaku kecewa dengan putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor dalam perkara PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Penasihat Hukum Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Soesilo Aribowo mengaku kecewa dengan putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor dalam perkara PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Sebab, putusan Majelis Hakim terhadap kliennya tidak jelas dan hanya menyalin (copy paste) tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
“Saya menilai, putusan yang dibacakan majelis hakim sama persis dengan surat tuntutan JPU, mulai titik, koma maupun narasinya,” ujar Soesilo usai pembacaan tuntutan persidangan kasus Perkara Pidana Nomor: 33/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Jkt.Pst di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (12/10/2020). (Baca juga: Kasus Jiwasraya, Direktur PT Maxima Integra Juga Divonis Seumur Hidup)
Menurut Soesilo, semua pertimbangan jaksa diterima oleh Majelis Hakim. Namun sayangnya, tidak sesuai dengan fakta persidangan. Dan anehnya, justru banyak fakta sidang atau keterangan saksi yang tidak menjadi pertimbangan hakim dalam membuat putusan.
"Mestinya kalau mau objektif, semua fakta persidangan itu harus dipertimbangkan oleh Majelis Hakim. Kalau itu dibaca akan nampak jelas seperti apa kasus ini sesungguhnya,” jelasnya.
Soesilo menilai pertimbangan majelis hakim dalam perkara Jiwasraya ini belum maksimal karena memang tidak mudah mengadili perkara seperti ini. Mestinya menurut Soesilo majelis hakim berada di tengah-tengah dalam menangani perkara ini. “Kalau memang tidak ada di dalam fakta persidangan, jangan membuat kesimpulan sendiri,” tandasnya.
“Saya menilai, putusan yang dibacakan majelis hakim sama persis dengan surat tuntutan JPU, mulai titik, koma maupun narasinya,” ujar Soesilo usai pembacaan tuntutan persidangan kasus Perkara Pidana Nomor: 33/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Jkt.Pst di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (12/10/2020). (Baca juga: Kasus Jiwasraya, Direktur PT Maxima Integra Juga Divonis Seumur Hidup)
Menurut Soesilo, semua pertimbangan jaksa diterima oleh Majelis Hakim. Namun sayangnya, tidak sesuai dengan fakta persidangan. Dan anehnya, justru banyak fakta sidang atau keterangan saksi yang tidak menjadi pertimbangan hakim dalam membuat putusan.
"Mestinya kalau mau objektif, semua fakta persidangan itu harus dipertimbangkan oleh Majelis Hakim. Kalau itu dibaca akan nampak jelas seperti apa kasus ini sesungguhnya,” jelasnya.
Soesilo menilai pertimbangan majelis hakim dalam perkara Jiwasraya ini belum maksimal karena memang tidak mudah mengadili perkara seperti ini. Mestinya menurut Soesilo majelis hakim berada di tengah-tengah dalam menangani perkara ini. “Kalau memang tidak ada di dalam fakta persidangan, jangan membuat kesimpulan sendiri,” tandasnya.
Lihat Juga :