Danjen Kopassus Tegaskan Premanisme Harus Ditindak
Sabtu, 26 April 2025 - 12:38 WIB
loading...
Danjen Kopassus Mayjen TNI Djon Afriandi memberikan keterangan soal premanisme kepada wartawan di Cijantung, Jakarta, Sabtu (26/4/2025). FOTO/JONATHAN SUMANJUNTAK
A
A
A
JAKARTA - Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus ( Danjen Kopassus ) Mayjen TNI Djon Afriandi buka suara terkait premanisme . Menurutnya, tak semua aksi premanisme dilakukan oleh organisasi kemasyarakatan (ormas).
"Ormas itu kan tidak semuanya preman. Setuju nggak ini? Ormas kan tidak semuanya premanisme, premanisme juga tidak semuanya tergabung di ormas," kata Djon kepada wartawan di Cijantung, Jakarta, Sabtu (26/4/2025).
Menurutnya, ormas yang bermanfaat bersifat positif dan kegiatannya mendukung pemerintah. Kendati demikian, apabila sudah ada yang menghambat maka harus ditindak tegas.
"Kalau kita berbicara tentang ormas, ya kalau memang itu bersifat positif dan mendukung pemerintah pasti bermanfaat tapi kalau sudah menghambat, mengganggu stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat berati harus ditindak," katanya.
Sementara, Djon menyebut aksi premanisme sudah dipastikan bertindak negatif. Menurutnya, aksi premanisme biasanya didasari untuk mendapatkan keuntungan besar namun tanpa ingin bekerja.
"Tapi kalau berhubungan premanisme itu udah harus negatif, di mana premanisme itu berarti kerjanya ga mau capek tapi pendapatanya harus besar," ungkap dia.
"Ormas itu kan tidak semuanya preman. Setuju nggak ini? Ormas kan tidak semuanya premanisme, premanisme juga tidak semuanya tergabung di ormas," kata Djon kepada wartawan di Cijantung, Jakarta, Sabtu (26/4/2025).
Menurutnya, ormas yang bermanfaat bersifat positif dan kegiatannya mendukung pemerintah. Kendati demikian, apabila sudah ada yang menghambat maka harus ditindak tegas.
"Kalau kita berbicara tentang ormas, ya kalau memang itu bersifat positif dan mendukung pemerintah pasti bermanfaat tapi kalau sudah menghambat, mengganggu stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat berati harus ditindak," katanya.
Sementara, Djon menyebut aksi premanisme sudah dipastikan bertindak negatif. Menurutnya, aksi premanisme biasanya didasari untuk mendapatkan keuntungan besar namun tanpa ingin bekerja.
"Tapi kalau berhubungan premanisme itu udah harus negatif, di mana premanisme itu berarti kerjanya ga mau capek tapi pendapatanya harus besar," ungkap dia.
Lihat Juga :