Sidang Hasto Kristiyanto di Pengadilan Tipikor Kembali Ricuh

Kamis, 24 April 2025 - 15:00 WIB
loading...
Sidang Hasto Kristiyanto...
Sidang kasus dugaan suap Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR dan peringatan penyidikan dengan terdakwa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Sidang kasus dugaan suap Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR dan peringatan penyidikan dengan terdakwa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta. Saat siding digelar, keributan sempat terjadi.

Pantauan di lokasi, kericuhan terjadi bermula pada pukul 12.24 WIB saat sidang diskors. Mulanya, ketika masa pro Hasto Kristiyanto meminta pengunjung sidang yang diduga penyusup untuk keluar dari Gedung Pengadilan Tipikor Jakarta.

Terlihat, dua orang dengan baju hitam dan putih diamankan untuk digiring keluar dari gedung. Kemudian, terlihat sejumlah massa mendatangi dan mengamuk terhadap dua orang tersebut. Polisi dan petugas pengamanan dalam (pamdal) mencoba mengamankan dua orang itu dari amukan massa. "Jangan ada yang mukul," teriak petugas yang mengamankan, Kamis (24/4/2025).

Baca juga: Connie Serahkan Dokumen dan Video Rahasia Titipan Hasto ke Wasekjen PDIP

Setelah berhasil mengeluarkan dua pria yang diduga penyusup itu, keributan berlanjut antara Polisi dan Satgas Cakra Buana. Hal itu bermula salah satu anggota Satgas Cakra Buana yang ditarik polisi. Tak terima rekannya ditarik polisi, anggota Satgas Cakra Buana lainnya pun mencoba mengamankan temannya itu.

Aksi saling dorong pun sempat terjadi. Keributan mereda setelah polisi melepaskan anggota Satgas Cakra Buana yang dimaksud.

Baca juga: Wahyu Setiawan Ngaku Dengar Obrolan Uang Suap Harun Masiku Berasal dari Hasto PDIP
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Yusril Sebut KPK Bisa...
Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah
Laporan Amplop Menhut...
Laporan Amplop Menhut Raja Juli, KPK: Yang Dilaporkan hanya Berita Acara Pengembalian, Nominalnya Tidak
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
PASTI Indonesia Minta...
PASTI Indonesia Minta KPK Soroti Pengelolaan PDRD Raja Ampat Tahun 2025
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Rekomendasi
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Bukan Sakit Biasa, Mas...
Bukan Sakit Biasa, Mas Den Ungkap Kejanggalan sebelum Ayahnya Meninggal
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved