APBN dan Janji Politik

Selasa, 25 Juni 2024 - 12:36 WIB
loading...
A A A
Negara-negara seperti China, Vietnam, dan Bangladesh telah menjadi kompetitor utama dalam industri TPT global. Negara-negara tersebut mampu menawarkan produk dengan harga yang lebih kompetitif, didukung oleh biaya produksi yang rendah, efisiensi operasional yang lebih baik, serta kebijakan pemerintah yang mendukung industri tersebut.

Sementara itu, industri pengolahan tembakau pun menghadapi tantangan yang tidak kalah berat. Peningkatan biaya produksi, termasuk biaya bahan baku dan tenaga kerja, telah menekan margin keuntungan para produsen tembakau. Kebijakan pemerintah yang semakin ketat, seperti peningkatan cukai tembakau dan pembatasan iklan, menambah beban bagi industri ini.

Pada akhirnya, penurunan aktivitas di sektor pengolahan berdampak langsung pada penerimaan negara. Penurunan aktivitas di sektor mutlak akan berdampak langsung pada penerimaan negara, di mana pajak penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan cukai mengalami penurunan signifikan.

Pajak penghasilan yang biasanya menjadi salah satu kontributor terbesar pendapatan negara mengalami penurunan seiring dengan menurunnya keuntungan perusahaan. Selain itu, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang dikumpulkan dari penjualan produk pun berkurang karena volume transaksi menurun.

Tak hanya itu, cukai dari produk-produk tertentu yang dihasilkan oleh industri pengolahan pun kini mengalami penurunan. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, penerimaan pajak dari industri pengolahan mencapai Rp85,29 triliun hingga 15 Maret 2024. Setoran pajak dari industri pengolahan tersebut menjadi kontribusi terbesar pertama sebesar 25,64% terhadap total penerimaan pajak.

Sayangnya, setoran pajak dari industri pengolahan tersebut turun 12,3%. Hal itu dipengaruhi oleh penurunan harga komoditas sejalan dengan peningkatan restitusi dan penurunan angsuran PPh Badan.

Selain itu, data Kementerian Keuangan juga mencatat bahwa penerimaan cukai turun 6,9% hingga Maret 2024. Adapun penurunan tersebut terjadi lantaran terjadi penurunan produksi barang kena cukai, terutama hasil tembakau.

Berdasarkan data dari Kementerian Keuangan, penurunan penerimaan pajak dan cukai tersebut memengaruhi anggaran negara, mengurangi kemampuan pemerintah untuk mendanai program-program pembangunan dan layanan publik. Alhasil, tekanan fiskal tersebut menambah tantangan yang dihadapi oleh pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah situasi ekonomi dunia yang penuh ketidakpastian.

Langkah Menjaga APBN
Berbagai tekanan yang ada dan berujung pada tekanan penerimaan APBN, menuntut pemerintah dalam mengelola belanja lebih fokus dengan tetap memperhatikan dorongan pada pertumbuhan. Pemerintah akan terus berupaya meningkatkan intensifikasi pada penerimaan negara, termasuk juga belanja negara yang ketat dan efisien.

Dalam mengatasi tantangan ini, pemerintah harus mempertimbangkan berbagai strategi yang efektif, salah satunya adalah pemerintah perlu mencari sumber penerimaan baru yang dapat mengimbangi anggaran negara. Pentingnya menemukan sumber penerimaan tambahan tidak hanya untuk mengatasi defisit anggaran yang mungkin terjadi, tetapi juga untuk memastikan kelangsungan dan keberlanjutan keuangan nasional dalam jangka panjang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilihan Praperadilan...
Pilihan Praperadilan untuk Roy Suryo dan Sidang untuk dr Tifa dalam Polemik Ijazah Jokowi
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Rekomendasi
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Berita Terkini
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved