DPR Diapresiasi karena Gelar Sidang Tahunan Secara Sederhana dan Empati

loading...
DPR Diapresiasi karena Gelar Sidang Tahunan Secara Sederhana dan Empati
Peneliti Formappi, Lucius Karus, mengapresiasi pelaksanaan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD yang sederhana dan menerapkan protokol ketat. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus, mengapresiasi pelaksanaan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang sederhana dan menerapkan protokol kesehatan ketat.

(Baca juga: Wasekjen Demokrat Sebut Tak Ada yang Istimewa dari Pidato Jokowi)

Pasalnya, DPR RI selaku tuan rumah pelaksanaan sidang tersebut dianggap menunjukkan rasa empati dan keprihatinan pada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 (virus Corona). (Baca juga: 1.323 WNI di Luar Negeri Positif Corona, Total 865 Sembuh)

"Saya kira perlu diapresiasi penyelenggaraan sidang tahunan MPR kali ini yang didesain sederhana sebagai bentuk kepedulian lembaga-lembaga tinggi negara atas situasi krisis yang disebabkan Covid-19," ujar Lucius Karus, kepada wartawan, Jumat (14/8/2020).



(Baca juga: RUU Cipta Kerja Dikebut, Demokrat Curiga Banyak Kepentingan Gelap)

Dia berpendapat, tantangan bagi DPR RI selanjutnya adalah menguatkan fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintah dalam penanggulangan pandemi Corona. "Setelah bisa memperlihatkan kepedulian dengan penyelenggaraan sidang yang sederhana, pimpinan lembaga harus bisa memastikan kekompakan untuk mencari solusi bersama atas pandemi ini," ujarnya.

Sekadar diketahui, Ketua DPR RI Puan Maharani dalam sidang tersebut mendorong pemerintah untuk meningkatkan cara penanggulangan Pandemi Covid-19 serta dampak yang ditimbulkan, mengutamakan keselamatan rakyat, pembangunan yang harus diarahkan untuk Indonesia maju, serta cermat dalam penyusunan APBN 2021, dan penyelesaian prolegnas dengan hati-hati.



Sementara itu, Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraan menyampaikan tantangan di masa pandemi Covid-19, prediksi pertumbuhan ekonomi, serta peluang untuk melakukan lompatan menuju Indonesia maju.

Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar mengatakan, Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI digelar lebih sederhana sebagai bentuk keprihatinan pada pandemi Covid-19.

Peserta dibatasi dan wajib melakukan tes usap Covid-19. Peserta dan undangan yang tidak hadir di ruangan, turut menyaksikan jalannya sidang secara virtual. "Sidang digelar lebih sederhana mengingat keprihatian dan concern kita pada protokol kesehatan," kata Indra.
(maf)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top