RUU Cipta Kerja Dapat Meningkat Daya Saing Perekonomian

Kamis, 13 Agustus 2020 - 17:00 WIB
loading...
RUU Cipta Kerja Dapat...
Pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja masih menjadi polemik di kalangan akademisi, buruh, hingga pengusaha. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengesahan Rancangan Undang-Undang ( RUU) Cipta Kerja masih menjadi polemik di kalangan akademisi, buruh, hingga pengusaha. Agar tidak terjadi simpang siur, Akademisi Sumatera Utara Jaringan Independen Pemuda Indonesia menggelar webinar nasional dengan mengambil tema ‘Kontribusi RUU Cipta Kerja Terhadap Peningkatan Daya Saing Perekonomian di Sumatera Utara.’

Dosen Ilmu Politik FISIP Universitas Sumatera Utara (USU), Fredick Broven Ekayanta mengatakan bahwa daya saing ekonomi Indonesia itu lemah, penyebabnya adalah ribetnya birokrasi. Fredick menilai RUU Cipta Kerja merupakan sebuah cara untuk menyederahanakan birokrasi di Indonesia.
(Baca juga: Pesan Amien Rais untuk Jokowi: Terus Atau Mundur)

Menurutnya, jika RUU Cipta Kerja dipercepat maka kemampuan Indonesia dalam mempertahankan algoritma sebesar 50% di ekonomi. Selain itu, Omnibus Law adalah langkah untuk meminimalkan penyelewengan birokrasi.

”RUU ini adalah mengganti banyaknya aturan yang ada di birokrasi, lalu disederhanakan menjadi Omnibus Law. Tujuannya adalah untuk mempermudah bagi siapa saja untuk menanamkan saham atau modalnya di negara kita, yang akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja bagi penduduk Indonesia,” ujar Fedrick dalam keterangannya, Selasa (11/8/2020).

Menanggapi hal tersebut, Sosiolog Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Purjatian Anhar mengungkapkan secara sosial memang RUU Cipta Kerja berpotensi menyebabkan kegaduhan di para pekerja dan buruh. Sebab, ada beberapa pasal di bidang ketenagakerjaan dapat menimbulakan perspektif yang multitafsir bagi pembacanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Denny Indrayana Nilai...
Denny Indrayana Nilai Tak Ada Kegentingan dalam Pengesahan Perppu Ciptaker
Uji Formil Perppu Ciptaker...
Uji Formil Perppu Ciptaker Ditolak, MK Beri Kesempatan Buruh Lanjutkan ke Materil
Mendesak: Revisi UU...
Mendesak: Revisi UU Hak Cipta (2 - Tamat)
Mendesak: Revisi UU...
Mendesak: Revisi UU Hak Cipta (1)
Penataan Regulasi Pasca-Omnibus...
Penataan Regulasi Pasca-Omnibus Law  
Perppu Cipta Kerja Diterbitkan,...
Perppu Cipta Kerja Diterbitkan, Baleg DPR Sebut Keputusan MK Gugur
Buruh Tuntut UU Ciptaker...
Buruh Tuntut UU Ciptaker Dicabut, Tolak Upah Murah Siap Mogok Nasional
Demo Buruh Tuntut Omnibus...
Demo Buruh Tuntut Omnibus Law UU Ciptaker Dicabut hingga Tolak Upah Murah
May Day 2024, Buruh...
May Day 2024, Buruh di Malang: Cabut UU Cipta Kerja dan Hapus Outsourcing
Rekomendasi
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Berita Terkini
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved