Tiada Hari Tanpa (Urusan) Sepakbola

Rabu, 22 Februari 2023 - 05:57 WIB
loading...
Tiada Hari Tanpa (Urusan)...
Agus Kristiyanto (Foto: Ist)
A A A
Agus Kristiyanto
Profesor Analisis Kebijakan Pembangunan Olahraga FKOR Universitas Sebelas Maret Surakarta; Tim Penyusun Grand Design Pembangunan Olahraga Prestasi Nasional 2021-2036 KONI Pusat

PAMEO “tiada hari tanpa olahraga” sudah menjadi pemahaman umum masyarakat dunia. Pameo tersebut menjelaskan bahwa olahraga sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Olahraga bahkan menjadi bagian tak terpisahkan dari “napas kehidupan” yang kemudian mengejawantah dalam filosofi “olahraga untuk semua” (sport for all) yang telah mengglobal.

Baca berita menarik lainnya di e-paper koran-sindo.com

Olahraga bukan sebatas menunjuk pada aktivitas fisik yang bermanfaat untuk nilai badaniah secara an sich, melainkan berkontribusi besar sebagai instrumen untuk membangun kejayaan dan kesejahteraan bangsa.

Dimensi kejayaan berhubungan dengan nilai-nilai kebanggaan (pride) melalui torehan capaian prestasi, sedangkan dimensi kesejahteraan berisi kandungan manfaat kesehatan, perdamaian, dan kemakmuran.

Belakangan ini pameo tersebut seolah tenggelam oleh kemunculan pameo baru “ tiada hari tanpa (urusan) sepakbola”. Publik Tanah Air semakin gandrung kepada sepakbola, pada saat bersamaan muncul berbagai kejutan-kejutan dalam aspek lain sepakbola.

Kejutan sepakbola bertambah seru dengan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang menghasilkan keputusan terpilihnya Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI periode 2023-2027. Titik kejutnya semakin menguat pada kemunculan Menpora Zainudin Amali yang terpilih sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI. Berkiprahnya dua orang menteri aktif dalam kepengurusan inti PSSI, menunjukkan betapa sepakbola memang bukan olahraga biasa.

Bukan Olahraga Biasa
Sepakbola setiap tahunnya menyedat perhatian publik di seantero jagat. Mencatat kecenderungan popularitasnya yang semakin meningkat dari waktu ke waktu dan tercatat cabang olahraga yang paling banyak penggemarnya.

Sepakbola memang bukan olahraga biasa. Ada sejumlah alasan. Pertama, dalam buku berjudul : “Drama itu Bernama Sepakbola” karya Arif Natakusumah disebutkan, “bahwa masyarakat jurnalis olahraga di Eropa lebih mengenal negara kecil seperti Pantai Gading, Trinidad & Tobago daripada negara yang besar tetapi namanya tidak tercatat sebagai sebuah tim yang masuk di ajang Piala Dunia”.

Betapa prestasi sepakbola yang mengantarkan pada keikutsertaan dalam Piala Dunia itu juga dapat mengajarkan pemahaman geografi kepada masyarakat dunia secara efektif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Patrick Kluivert Dipecat,...
Patrick Kluivert Dipecat, Anggota DPR Setuju STY Balik Latih Timnas Indonesia
Patrick Kluivert Dipecat,...
Patrick Kluivert Dipecat, Istana: Bagian Evaluasi, Segera Cari Pengganti
Patrick Kluivert Dipecat,...
Patrick Kluivert Dipecat, DPR Ingatkan Keberlanjutan Program: Bukan Sekadar Ganti Pelatih Tiap Target Tak Tercapai
Patrick Kluivert Dipecat,...
Patrick Kluivert Dipecat, DPR: Jawab Keresahan Masyarakat
Erick Thohir Minta Maaf...
Erick Thohir Minta Maaf ke Prabowo usai Timnas Gagal Lolos Piala Dunia 2026
Prabowo Kecewa Timnas...
Prabowo Kecewa Timnas Gagal ke Piala Dunia 2026
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
Timnas Indonesia Tekuk...
Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19 2026
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
Rekomendasi
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Berita Terkini
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved