LP3ES: Big Data Tidak Bisa Jadi Acuan untuk Penundaan Pemilu

Minggu, 05 Februari 2023 - 18:56 WIB
loading...
LP3ES: Big Data Tidak...
LP3ES berharap semua pihak ikut mengawal proses Pemilu 2024 agar tidak terjadi penundaan pemilu. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial ( LP3ES ) menilai demokrasi di Indonesia mengalami kemunduran dalam tiga tahun terakhir. Semua pihak diharapkan mengawal proses Pemilu 2024 agar tidak terjadi penundaan pemilu.

Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif LP3ES, Fahmi Wibawa dalam diskusi publik Dinamika Politik Menuju 2024: Apa Kata Big Data' secara daring, Minggu (5/2/2023).

"Demokrasi kita mengalami kemunduran tiga tahun terakhir, sehingga harus ada langkah kongkret pengereman total. Cara mengerem itu dengan mengenali aktor-aktor di belakang itu," kata Fahmi.

Baca juga: Wakil Ketua MPR Klaim Seluruh Parpol DPR Tak Pernah Bicarakan Penundaan Pemilu 2024

Menurutnya, semua pihak harus mengawal proses pemilu yang demokratis, jujur dan adil. "Bagaimana big data mengungkap para pembajak demokrasi. Konstituen dan analisis data. Perbincangan di media sosial yang membuka pandora ada kalangan yang ingin meneruskan proses pemunduran demokrasi," katanya.

Fahmi meminta masyarakat jeli dan perlu mengenali siapa saja yang akan melakukan proses pembelotan terkait isu big data untuk penundaan Pemilu 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kesantunan Berbahasa...
Kesantunan Berbahasa Senjata Strategis Terkuat di Politik Kontemporer
Skor Kebebasan Berekspresi...
Skor Kebebasan Berekspresi Rendah, PDIP: Alarm Terhadap Kualitas Demokrasi
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
Megawati Sentil Kader...
Megawati Sentil Kader PDIP Babak Belur di Pemilu 2024
Buka Rapim TNI, Panglima...
Buka Rapim TNI, Panglima Agus Apresiasi Jajarannya Jaga Situasi Kondusif Pemilu 2024
Bahas Raperda Kependudukan,...
Bahas Raperda Kependudukan, Pansus DPRD Kota Bogor: Perkuat Big Data dan IKD
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Separuh Penduduk Barat...
Separuh Penduduk Barat Yakin Demokasi Sudah Lumpuh, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Berita Terkini
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved