Perketat Protokol New Normal di Perusahaan dengan Tes Serologi Massal

Senin, 01 Juni 2020 - 22:12 WIB
"Tes ini harus dilakukan secara massal, dan berkala atau berulang. Misalnya, pada minggu ini dilakukan survei serologi pada 1.000 orang warga Jakarta secara acak. Maka, minggu depan diulangi lagi dan seterusnya," ucapnya.

Tes ini, harus dilakukan untuk pabrik-pabrik dan tambang dengan jumlah pekerja yang mencapai ratusan dan ribuan. "Bisa juga dilakukan pada komunitas-komunitas tertentu, seperti pada tenaga kesehatan, Polri, driver ojol, dan petugas transportasi seperti TransJakarta, MRT, Commuter Line," beber Dono. (Baca juga: Setahun Tanpa Ani Yudhoyono, SBY: Hari-hariku Panjang dan Malamku Gelap )

Untuk menggelar tes ini, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Dono menyatakan, pemerintah yang mesti menanggung biaya tes ini. "Tentu saja ini harus dibiayai pemerintah. Bukan bersumber dari biaya masing-masing," tutup Dono.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!