Genting Stunting, Masalah Penting!

Selasa, 20 September 2022 - 18:42 WIB
loading...
A A A
Presiden Jokowi telah menetapkan P3S (Program Percepatan Penurunan Stunting). Ini untuk mengatasi masalah stunting di Indonesia. Presiden menunjuk Wakil Presiden sebagai Ketua Pengarah dan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai Ketua Pelaksana. Program ini punya target menurunkan angka stunting nasional, menjadi 14 persen pada tahun 2024.

Terdapat 5 pilar dalam Strategi Percepatan Penurunan Stunting. Ini meliputi, peningkatan komitmen dan visi kepemimpinan, peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, peningkatan konvergensi intervensi spesifik dan intervensi sensitif, peningkatan ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu, keluarga, dan masyarakat, serta penguatan dan pengembangan sistem, data, informasi, riset, dan inovasi. Kelima pilar ini berlaku di kementerian maupun lembaga pemerintah. Baik di tingkat provinsi, kabupaten, kota hingga pemeritahan desa.

Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai lembaga non kementerian, turut berkontribusi dalam percepatan penurunan stunting. Lembaga yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan informasi geospasial dasar ini, ikut ambil bagian pada pilar pengembangan sistem, data, informasi, riset dan inovasi, BIG menyediakan data geospasial dalam upaya pemberantasan stunting.

Berkolaborasi dengan BKKBN, BIG membangun Dashboard Stunting dan Keluarga Berisiko Stunting. Dashboard ini bisa digunakan untuk memantau pencapaian program penurunan angka stunting di Indonesia. Informasinya bisa diakses pada laman https://geoportal.big.go.id/webapp/dashboard-stunting/#

Data yang digunakan pada penyusunan dashboard tersebut, merupakan data yang dihasilkan dari kegiatan pendataan keluarga di tahun 2021, yang dilaksanakan oleh BKBBN. Sementara, pemetaan yang dilakukan oleh BIG membantu BKKBN menunjukkan lokasi penduduk yang jadi sasaran penurunan angka stunting. Dalam dashboard, statistik indikator permasalahan stunting ditampilkan dalam berbagai tingkat wilayah administrasi. Ini dimulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dan desa. Dari dashboard terlihat pola sebaran tiap indikator terkait permasalahan stunting. Informasi tersebut dapat jadi masukan dalam penentuan wilayah yang diprioritaskan, untuk dilakukannya intervensi. Penyajian data mengusung semangat no one left behind, juga menyajikan data terkait permasalahan stunting dalam tingkat unit keluarga. Dapat diketahui lokasi tempat tinggal keluarga yang membutuhkan intervensi pencegahan stunting.

Intervensi pencegahan stunting dilakukan dengan intervensi gizi spesifik dan sensitif. Intervensi gizi spesifik terdiri dari berbagai program yang bertujuan untuk menanggulangi penyebab langsung masalah stunting. Sementara intervensi gizi sensitif merupakan kelompok program yang bertujuan untuk menanggulangi berbagai penyebab tak langsung dari stunting. Adanya dashboard stunting dan keluarga berisiko stunting, diharapkan mampu menampilkan peta risiko stunting. Ini bertujuan Program Percepatan Penurunan Stunting, dapat tepat sasaran. Namun tentu saja, tanpa adanya kolaborasi terpadu dari pemerintah pusat, daerah dan seluruh masyarakat, target yang sudah ditentukan, bakal sulit tercapai.

Adanya upaya penanganan terpadu dari berbagai lembaga pemerintah maupun perhatian dari seluruh masyarakat ini, merupakan kabar baik bagi para ibu. Persoalan stunting, tak lantas jadi kecemasannya sendiri. Berbagai pihak, termasuk BIG, berupaya serius melakukan percepatan penanganan stunting, dengan program yang tepat sasaran. Para ibu berkonsentrasi mencurahkan kasih sayangnya bagi sang buah hati.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Anggota DPRD Jember...
Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok di Ruang BerAC Saat RDP Tekan Stunting
NHM Peduli Jalankan...
NHM Peduli Jalankan Program 60 Hari Penanganan Stunting di Lingkar Tambang Gosowong
Diikuti 700 Pelari,...
Diikuti 700 Pelari, Nutrition Run 2026 Galang Donasi untuk Anak Stunting
Rekomendasi
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
Tanda Terjadinya Malam...
Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved