TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Rabu, 22 Juli 2026 - 10:10 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto usai memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto/BPMI Setpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan dua institusi yang vital bagi keberlangsungan negara. Dia berpesan agar TNI-Polri menjadi institusi yang kuat, profesional, dan solid. Pesan itu disampaikan saat memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri Tahun 2026 di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
"TNI dan Polri adalah dua institusi yang vital bagi kelangsungan hidup negara. TNI dan Polri harus kuat, TNI dan Polri harus profesional, TNI dan Polri harus bersama-sama menjaga bangsa Indonesia. Jangan ada loyalitas korps yang sempit. Integritas adalah kehormatan seorang perwira," tegas Prabowo.
Baca juga: Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengingatkan para perwira untuk tidak menyalahgunakan jabatan dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum.
"TNI dan Polri adalah dua institusi yang vital bagi kelangsungan hidup negara. TNI dan Polri harus kuat, TNI dan Polri harus profesional, TNI dan Polri harus bersama-sama menjaga bangsa Indonesia. Jangan ada loyalitas korps yang sempit. Integritas adalah kehormatan seorang perwira," tegas Prabowo.
Baca juga: Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengingatkan para perwira untuk tidak menyalahgunakan jabatan dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum.
Lihat Juga :