alexametrics

Prioritas Selamatkan Uang Negara, Firli Bahuri Cs Disebut New KPK

loading...
Prioritas Selamatkan Uang Negara, Firli Bahuri Cs Disebut New KPK
Ketua KPK Firli Bahuri (kiri) bersama pimpinan KPK lainnya. Di era Firli, KPK lebih fokus mencegah kerugian negara. FOTO/DOK.SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Sari Yuliati mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berkomitmen melakukan pencegahan untuk menyelamatkan uang negara. Sari menyebut cara meminimalisir kerugian keuangan negara itu adalah new KPK di era new normal.

"Saya sebut KPK ini newKPK, new Paradigma di era new normal, bahwa pernyataan Ketua KPK yang menyebutkan lebih baik menyelamatkan uang Negara daripada menangkap seseorang tetapi uangnya sudah hilang. Ini merupakan sebuah terobosan yang revolusioner di KPK," katanya, Jumat (26/6/2020).

Politikus Partai Golkar ini mengatakan, tiga strategi pendekatan yang dilakukan KPK akan berdampak positif, bukan hanya untuk pejabat negara tetapi juga masyarakat luas. (Baca juga: Kinerja Firli Bahuri Dinilai Buruk, KPK Hargai Penilaian ICW dan TII)



"New KPK ini mempunyai 3 strategi pendekatan yaitu pendekatan pendidikan masyarakat, pendekatan pencegahan, dan pendekatan penindakan yang saya yakini akan memberi dampak positif menekan angka korupsi, bukan hanya kepada pejabat negara tetapi juga masyarakat," ujarnya.

Ketua KPK Firli Bahuri dalam Rapat dengan DPR RI, Kamis (25/06/2020), menyampaikan perihal Kartu Pra Kerja yang dianggap belum menimbulkan kerugian negara dan tujuan kajian KPK tentang Kartu Pra Kerja adalah bagian dari pencegahan korupsi.

"Apa yang kami lakukan dalam rangka melakukan pencegahan korupsi akan lebih baik kita menyelamatkan uang negara daripada kita menangkap seseorang tapi uangnya sudah hilang lebih dahulu," kata Firli. (Baca juga: Ketua KPK: Kartu Prakerja Belum Timbulkan Kerugian Negara)
(abd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak