Bung Karno dan Ekonomi Syariah

Jum'at, 01 Juli 2022 - 15:36 WIB
loading...
Bung Karno dan Ekonomi...
Arief Rosyid (Foto: Ist)
A A A
Arief Rosyid
Komisaris BSI, Alumni SPPB MI

TERINGAT setahun lalu, ketika saya diminta menjadi narasumber dalam kegiatan Sarasehan Nasional Indonesia Muda Membaca Bung Karno oleh Megawati Institute.

Hadir juga sebagai keynote speaker adalah Megawati Soekarnoputri, anak kandung Bung Karno, juga Presiden Republik Indonesia yang kelima. Selain Bu Mega, selebihnya narasumbernya generasi muda dari berbagai bidang pengabdian misalnya Nadiem Makarim, Putri Tanjung, Alfatih Timur, dan lainnya.

Tema yang diberikan kepada saya terkait “Bung Karno, Pergerakan Pemuda, dan Islam”. Lebih spesifik dalam tulisan ini saya akan mencoba mengelaborasi pikiran Bung Karno terkait dengan ekonomi dan keuangan syariah. Ini yang dilanjutkan Presiden Jokowi sebagai salah satu warisan kepemimpinan beliau, komitmen mewujudkan Indonesia sebagai pusat gravitasi ekonomi syariah dunia.

Islam is progress. Islam itu kemajuan. Progres berarti pembikinan baru, creation baru – bukan mengurangi barang yang dulu, bukan meng-copy barang lama”, tulis Bung Karno dalam salah satu suratnya kepada Ahmad Hassan, ulama terkemuka Persatuan Islam (Persis) pada dekade 1930-an.

Sejak usia muda Bung Karno percaya, Islam yang rasional dan berkemajuan dapat membangunkan rasa perlawanan di hati sanubari rakyat Muslim terhadap imperialisme Barat. Namun menurut Bung Karno, kemajuan umat Islam juga, “Harus mengambil tekniknya kemajuan Barat, dan mempelajari rahasia-rahasianya kekuasaan Barat".

Artinya kemajuan itu berlandaskan perkembangan sains dan teknologi dalam pergaulan antar-bangsa. Umat Islam perlu terus meningkatkan kapasitasnya dengan membangun tafsir keagamaan yang berorientasi ke depan dan terbuka terhadap perubahan. Keyakinan-keyakinan Bung Karno di atas terasa semakin dibutuhkan di masa sekarang.

Kerja besar pemerintah untuk menghadirkan Indonesia Maju akan sulit tercapai tanpa keterlibatan kelompok-kelompok kebangsaan, terutama organisasi- organisasi Islam yang progresif. Sejak awal kemerdekaan, Umat Islam merupakan anak kandung cita-cita kebangsaan, baik sebagai pelaku maupun sebagai sasaran pembangunan nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Pancasila Lahir Bukan...
Pancasila Lahir Bukan dari Ruang Kosong, Presiden: Sebuah Konsensus Agung
Prabowo: Bung Karno...
Prabowo: Bung Karno Bukan Milik Satu Partai
Megawati di Wisuda UBK:...
Megawati di Wisuda UBK: Jadilah Sarjana yang Benar-benar Mengabdi untuk Rakyat
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
Rekomendasi
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Berita Terkini
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Pilihan Praperadilan...
Pilihan Praperadilan untuk Roy Suryo dan Sidang untuk dr Tifa dalam Polemik Ijazah Jokowi
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved