Buya Syafii Maarif: Bintang Cemerlang dan Pohon Rindang

Sabtu, 28 Mei 2022 - 08:45 WIB
loading...
A A A
Tentang amal, Buya jelas kiprahnya secara nasional dan internasional. Buya tidak membatasi ruang geraknya hanya di Muhammadiyah, Islam, dan Indonesia. Amal Buya dinikmati dan dirasakan siapa saja. Pohon rindang ini mengayomi dunia pendidikan, akademik, sosial, dan politik. Cabang-cabang dan ranting-ranting melebar menyeberangi lahan bangsa. Buya lebih dari sekedar tokoh agama, Buya adalah tokoh kemanusiaan. Buya menjalani apa yang diimpikan, dikatakan, ditulis, dan diajarkan.

Buya berkiprah dan berperan untuk Muhammdiyah, bangsa Indonesia, umat Islam, dan manusia semuanya. Peran Buya sama dengan para tokoh sebayanya yang bersama tumbuh: Gus Dur (Abdurrachman Wachid), Nurcholish Madjid, Djohan Effendi, Musthofa Bisri, Frans Magnis Suseno, Teha Sumartana, Ibu Gedong, Sri Pannavaro Mahathera dan lain-lain. Era Buya Syafii Maarif adalah era dialog antar iman, kelahiran kemanusiaan dari tradisi agama, penguatan kebangsaan, jembatan kebhinekaan, hak asasi manusia, kesetaraan gender dan lain-lain. Amal Buya cemerlang bak bintang terang dalam isu-isu itu.

Tentang akhlak Buya menjadi inspirasi kita semua. Seorang mantan ketua umum Muhammadiyah, Guru Besar, penerima Ramon Magsaysay, Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila bersepeda di sawah-sawah dengan tas kresek berisi buku. Beliau melaksanakan sholat di musholla kecilnya di perumahan itu dan menerima tamu-tamu juga di tempat itu. Dari presiden sampai mahasiswa merasakan akhlak mulianya. Sederhana, jujur, penuh integritas, namun kritis dan berani. Banyak tokoh besar dengan jabatan banyak, peran dan kiprah mungkin lebih dari Buya, tetapi kesederhanaan dan kejujurannya menjadikan Buya bintang cemerlang menyinari semesta.

Planet-planet tertarik grafitasi tauladannya. Semua merasa nyaman mengitari matahari ini. Planet-planet beragam mengatur diri tidak bertabrakan satu dan lainnya untuk berputar pada bintang cemerlang ini. Inilah kualitas yang langka di zaman ini, di negeri ini, dan di dunia ini, yaitu kualitas akhlak mulia. Buya adalah bintang yang bersinar, cemerlang, dan sangat bermurah hati menjadikan planet lain dan bulan memantulkan cahayanya, juga cemerlang. Semoga kita bisa mengambil sinar itu, atau terterangi paling tidak.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Transformasi Standar...
Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi: Kebutuhan untuk Wujudkan Merdeka Belajar
Ini Strategi Public...
Ini Strategi Public Relations Jaga Reputasi Perusahaan
PBNU Gelar Tahlil Buya...
PBNU Gelar Tahlil Buya Syafii, Gus Ulil: Ini Peristiwa Tak Biasa
Rekomendasi
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
Memilukan, Driver Ojol...
Memilukan, Driver Ojol Tewas Ditikam saat Tidur di Pangkalan, Motor dan Ponsel Raib
Pramono Minta Tarif...
Pramono Minta Tarif LRT Pegangsaan Dua-Manggarai Harus Terjangkau Masyarakat
Berita Terkini
KPK Geledah Rumah Anggota...
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi
Mendagri: Kades Harus...
Mendagri: Kades Harus Naik Kelas agar Desa Mandiri dan Bendung Urbanisasi
Pelimpahan Perkara Febrie...
Pelimpahan Perkara Febrie Adriansyah Dinilai Jadi Ujian Integritas Kejaksaan
Gus Miftah Disebut Terima...
Gus Miftah Disebut Terima Rp100 Juta dalam Sidang DJKA, KPK Pertimbangkan Lakukan Penyitaan
Pembahasan RUU Perampasan...
Pembahasan RUU Perampasan Aset Digeber, Legislator PDIP: Segera Kita Rampungkan
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved