Idul Fitri, Puncak Ibadah yang Menyatukan dan Menguatkan
Minggu, 01 Mei 2022 - 08:34 WIB
loading...
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Foto/Dok MPI/Arif Julianto
A
A
A
Bambang Soesatyo
Ketua MPR RI/Kandidat Doktor Ilmu Hukum UNPAD/Dosen Fakultas Hukun, Ilmu Sosial & Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka
BERSAMA komunitas muslim di seluruh dunia, umat Islam Indonesia mulai menyongsong dan segera merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah. Sebagai keutamaan yang mempersatukan, Idul Fitri menjadi puncak ibadah puasa bulan suci Ramadhan. Dihayati sebagai Hari Kemenangan, Idul Fitri pun menghadirkan kebahagiaan karena menjadi momen berkumpul dengan keluarga dan kerabat.
Rangkaian kegiatan menuju perayaan Idul Fitri hingga tradisi mudik adalah puncak kebersamaan yang mempersatukan. Kebersamaan dan persatuan itu sudah terwujud sejak umat bersama-sama mengawali puasa Ramadhan. Umat melaksanakan salat tarawih bersama, tadarus bersama, dan melaksanakan kegiatan ibadah lainnya pun bersama-sama.
Menguatnya kebersamaan dan persatuan itu terus berproses saat masyarakat melakukan kegiatan amal, dan juga saat perjalanan mudik menuju kampung halaman untuk bertemu sanak saudara. Semuanya terukir indah karena umat fokus menyongsong Hari Kemenangan.
Baca juga: Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1443 H Digelar Nanti Sore
Semua kegiatan amal yang dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri selalu bersifat kolektif. Dari kegiatan amal itu, tercermin sifat gotong royong umat. Bulan suci ramadhan selalu memunculkan semangat dan keinginan untuk saling membantu guna mewujudkan semua amaliyah. Mereka yang berlebih membantu yang miskin, yang berpunya membantu yang fakir.
Ketua MPR RI/Kandidat Doktor Ilmu Hukum UNPAD/Dosen Fakultas Hukun, Ilmu Sosial & Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka
BERSAMA komunitas muslim di seluruh dunia, umat Islam Indonesia mulai menyongsong dan segera merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah. Sebagai keutamaan yang mempersatukan, Idul Fitri menjadi puncak ibadah puasa bulan suci Ramadhan. Dihayati sebagai Hari Kemenangan, Idul Fitri pun menghadirkan kebahagiaan karena menjadi momen berkumpul dengan keluarga dan kerabat.
Rangkaian kegiatan menuju perayaan Idul Fitri hingga tradisi mudik adalah puncak kebersamaan yang mempersatukan. Kebersamaan dan persatuan itu sudah terwujud sejak umat bersama-sama mengawali puasa Ramadhan. Umat melaksanakan salat tarawih bersama, tadarus bersama, dan melaksanakan kegiatan ibadah lainnya pun bersama-sama.
Menguatnya kebersamaan dan persatuan itu terus berproses saat masyarakat melakukan kegiatan amal, dan juga saat perjalanan mudik menuju kampung halaman untuk bertemu sanak saudara. Semuanya terukir indah karena umat fokus menyongsong Hari Kemenangan.
Baca juga: Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1443 H Digelar Nanti Sore
Semua kegiatan amal yang dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri selalu bersifat kolektif. Dari kegiatan amal itu, tercermin sifat gotong royong umat. Bulan suci ramadhan selalu memunculkan semangat dan keinginan untuk saling membantu guna mewujudkan semua amaliyah. Mereka yang berlebih membantu yang miskin, yang berpunya membantu yang fakir.
Lihat Juga :