Makna Lukisan SBY, Kepentingan Bangsa dan Negara Harus Lebih Tinggi dari Partai

Selasa, 19 April 2022 - 18:13 WIB
loading...
Makna Lukisan SBY, Kepentingan...
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiahkan sebuah lukisan buatan sendiri kepada Partai Demokrat (PD). Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiahkan sebuah lukisan buatan sendiri kepada Partai Demokrat (PD). Lukisan tersebut diberikan SBY dalam acara Malam Silaturahmi dan Kontemplasi Ramadhan 1443 H yang diselenggarakan Partai Demokrat di Jakarta pada Minggu 17 April 2022.

Lukisan cat akrilik berukuran 150x100 cm ini menggambarkan orang yang mengibarkan bendera merah putih dan sedikit lebih rendah, orang lain lagi yang mengibarkan bendera Partai Demokrat. Keduanya berdiri di atas ketinggian bukit.

Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat Sigit Raditya, yang sehari-harinya menggawangi berbagai urusan kantor di DPP menilai, hadiah lukisan ini bukan hanya menambah indah interior gedung DPP Partai Demokrat di Wisma Proklamasi. Namun juga memiliki makna yang dalam

Baca juga: SBY Pamer Lukisan Gunung, Ternyata Maknanya Dalam Banget

"Lukisan ini kelihatannya terinspirasi dari pendakian Mas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Gunung Lawu, tahun 2018 lalu," ungkap Sigit yang menamatkan pendidikan S-1 dan S-2 di Amerika Serikat dengan program beasiswa ini, Selasa (19/4/2022).

Sigit menilai, lukisan tersebut bermakna Demokrat akan kembali jaya. Dikibarkan benderanya oleh AHY, tetapi bendera Demokrat tidak boleh lebih tinggi dari bendera Indonesia. "Kepentingan rakyat dan bangsa harus dikibarkan lebih tinggi dibandingkan kepentingan Demokrat,” ujar Sigit memaknai.

Baca juga: SBY Unggah 5 Lukisan Terbaru, Salah Satunya Analogi Kondisi Demokrat Saat Ini
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Diberkati Paus Fransiskus,...
Diberkati Paus Fransiskus, Nilai Lukisan Denny JA Diprediksi Tembus Rp34 Miliar
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Sumatera Blackout, AHY:...
Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama
Rekomendasi
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Berita Terkini
Tokoh Nasional Ajukan...
Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae, Nadiem: Dukungan Tegakkan Keadilan dan Kebenaran
Barang Bukti OTT Bupati...
Barang Bukti OTT Bupati Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 M
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Edison dan 3 Orang Lainnya Tersangka Suap dan Gratifikasi
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved