Tsunami Inflasi

Jum'at, 15 April 2022 - 13:09 WIB
loading...
Tsunami Inflasi
Bayu Krisnamurthi (Foto: Ist)
A A A
Bayu Krisnamurthi
Wakil Menteri Perdagangan 2011-2014

INFLASI adalah sesuatu yang selalu menjadi perhatian dan dikhawatirkan oleh para ekonom dan pengambil keputusan. Inflasi akan berdampak pada penurunan daya beli masyarakat dan menimbulkan kemiskinan. Inflasi yang tinggi juga menimbulkan ketidakpastian dan kegelisahan, bahkan inflasi dapat menimbulkan keresahan sosial politik.

Tsunami inflasi, gelombang besar kenaikan harga-harga, saat ini tengah melanda berbagai negara di dunia. Negara-negara G20, yaitu 20 negara terbesar ekonominya di dunia, di mana Indonesia yang mendapat giliran sebagai memegang Kepresidenan G20. Indonesia yang akan menjadi tuan rumah pertemuannya pada Oktober 2022 nanti juga saat ini mengalami inflasi sangat tinggi.

Inflasi di negara-negara G20 di awal 2022 mencapai 6,8%, jauh lebih tinggi dibanding 2021 yang hanya mencapai 4,3%. Sedangkan di 2020 hanya 2,7% dan tahun 2019 sebesar 3,6%. Artinya inflasi yang terjadi di negara-negara G20 awal 2022 ini mencapai dua kali lipat dari kelazimannya.

Yang ‘mengerikan’ inflasi yang terjadi di Turki, yakni mencapai 54,5%. Negara ini memang langganan inflasi tinggi. Tahun 2021 inflasinya 19,6%, 2020 mencapai 12,3% dan 2019 mencapai 15,2%. Namun inflasi 2022 Turki sangat luar biasa, nyaris mencapai tiga kali lipat dari biasanya. Negara yang juga mengalami situasi seperti Turki adalah Argentina yang inflasinya telah mencapai 52,3%.

Amerika Serikat, negara dengan ekonomi terkuat di dunia, juga tidak luput dari serangan inflasi, yang awal tahun 2022 ini telah mencapai 7,9%, tertinggi dalam 40 tahun terakhir sejarah negara itu. Tahun 2021 inflasi Amerika hanya 4,7%, tahun 2022 1,2% dan tahun 2019 1,8%. Dan memang di mana-mana telah terjadi inflasi yang serius. Negara Brazil juga tak luput dari inflasi tinggi yakni 10,5%, Inggris 6,1%, Jerman 5,5%, India 5,0%.

Yang dianggap masih ‘beruntung’ di awal 2022 adalah China dan Jepang. Inflasi China Februari 2022 hanya 0,9%, relatif normal dibanding 2019 yang mencapai 2,9%, 2020 mencapai 2,5% dan di 2021 yang juga hanya 0,9%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Komisi VI DPR: Kenaikan...
Komisi VI DPR: Kenaikan Harga BBM Dilakukan Tiba-tiba, Kami Belum dapat Informasi
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Rekomendasi
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
Dibekali Poseidon, Kapal...
Dibekali Poseidon, Kapal Selam Rusia Bisa Bikin AS Tsunami 500 Meter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved