Konsisten Terapkan PPKM, Kasus Covid-19 Akan Turun
Jum'at, 11 Februari 2022 - 09:55 WIB
loading...
Mural lawan Covid-19. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Angka kasus Covid-19 di Tanah Air diyakini bakal menurun jika masyarakat konsisten menerapkan kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM ). Kementerian Kesehatan meyakini PPKM kali ini akan berhasil menekan penularan Covid-19.
“Iya karena kan kita sudah pernah bisa menurunkan kasus dalam 3 Minggu dari puncak kasus Delta dan menekan terus kasus positif dengan kebijakan PPKM,” ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, Jumat (11/2/2022).
Dia mengatakan bahwa kerja sama dan pengertian serta kepatuhan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah itu menjadi kunci keberhasilan PPKM. Hal senada dikatakan oleh Ahli Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Iwan Ariawan.
Baca juga: PPKM Level 3 Jabodetabek hingga Bali Harus Dipatuhi
“PPKM dan vaksinasi akan berhasil menekan penularan, perawatan rumah sakit, dan kematian akibat Covid-19. Kunci keberhasilannya adalah penerapan PPKM yang konsisten,” ujar Iwan.
Iwan memprediksi puncak transmisi pada akhir Februari atau awal Maret 2022. “Setelah itu jumlah kasus baru akan turun dan menuju ke kondisi wabah terkendali,” pungkasnya.
“Iya karena kan kita sudah pernah bisa menurunkan kasus dalam 3 Minggu dari puncak kasus Delta dan menekan terus kasus positif dengan kebijakan PPKM,” ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, Jumat (11/2/2022).
Dia mengatakan bahwa kerja sama dan pengertian serta kepatuhan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah itu menjadi kunci keberhasilan PPKM. Hal senada dikatakan oleh Ahli Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Iwan Ariawan.
Baca juga: PPKM Level 3 Jabodetabek hingga Bali Harus Dipatuhi
“PPKM dan vaksinasi akan berhasil menekan penularan, perawatan rumah sakit, dan kematian akibat Covid-19. Kunci keberhasilannya adalah penerapan PPKM yang konsisten,” ujar Iwan.
Iwan memprediksi puncak transmisi pada akhir Februari atau awal Maret 2022. “Setelah itu jumlah kasus baru akan turun dan menuju ke kondisi wabah terkendali,” pungkasnya.
Lihat Juga :