Pelibatan TNI di Masa Kenormalan Baru Beri Efek Gentar

Jum'at, 05 Juni 2020 - 14:12 WIB
loading...
Pelibatan TNI di Masa...
Babinsa Kelurahan Cilandak Barat dari Koramil 07/Cilandak Kodim 0504 Sertu Eriyanto (kiri) dan Serda Heri P memberikan pembinaan kepada pedagang saat patroli protokol kesehatan di Pasar Mede, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2020).Foto/SINDOnews/Isra
A A A
JAKARTA - Pelibatan TNI -Polri untuk pendisplinan di masa kenormalan baru menuai pro dan kontra karena dianggap berlebihan. Di sisi lain, keberadaan militer dinilai untuk memberikan efek gentar kepada masyarakat.

Dosen Universitas Padjadjaran (Unpad) Muradi mengatakan, keberadaan TNI-Polri itu penting untuk membuat masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan. Menurutnya, ada kultur ngeyelan di masyarakat. Itu tidak bisa hanya diimbau atau ditegur oleh Satpol Pamong Praja (PP).

"Operasi militer selain perang bukan sesuatu yang enggak ada. (Pemerintah) ingin keberadaan Polisi dan TNI dalam penanganan bencana ada di garda terdepan. Sejauh mana terlibat? (seperti) Ada imbauan. Pendekatan (mereka) berseragam dan berwibawa punya efek gentar," ujarnya dalam diskusi daring dengan Tema Pelibatan TNI-Polri Dalam Proses Transisi Menuju Normal Baru, Kamis (5/6/2020) malam.

Muradi menerangkan, jika sudah dirasakan cukup upaya pendisiplinan ini, TNI kembali lagi ke tugasnya seperti biasa. Pelibatan TNI seharusnya tidak dipermasalahkan karena sejak awal militer sudah 'bercokol' di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Memang bedanya, kali ini TNI akan ditempatkan langsung di ruang publik dan berhadapan langsung dengan masyarakat. Pemerintah sepertinya akan menerapkan tiga pendekatan sekaligus, yakni kesehatan, ekonomi, dan keamanan dalam kenormalan baru ini. (Baca juga: Babinsa TNI AD Patroli Protokol Kesehatan di Pasar Mede Cilandak ).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
Rekomendasi
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Berita Terkini
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved