Laksanakan Arahan Jokowi, Sandiaga Percepat Destinasi Super Prioritas
Jum'at, 04 Juni 2021 - 13:16 WIB
loading...
Kemenparekraf terus berupaya dalam mempercepat pembangunan kawasan destinasi super prioritas, yakni Borobudur, Likupang, Labuan Bajo, dan Danau Toba. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berupaya mempercepat pembangunan kawasan destinasi super prioritas, yakni Borobudur, Likupang, Labuan Bajo, dan Danau Toba.
Baca juga: Di Tengah Pandemi, Sandiaga Ajak Generasi Muda Bangkit lewat Parekraf
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pengembangan 5 destinasi super prioritas terus dilakukan dari berbagai aspek, sesuai arahan presiden. Mulai dari akselerasi infrastruktur yang dikerjakan lintas sektor, implementasi CHSE, hingga penyiapan calendar of event.
Baca juga: Pengamat Nilai Duet Ganjar-Sandiaga Lebih Berpeluang di Pilpres 2024
"Pembangunan 5 destinasi super prioritas dilaksanakan dengan model orkestrasi pembangunan sesuai dengan tren pariwisata pasca Covid-19: customize, personalize, localize dan small in size dengan berbasis pada pariwisata alam," kata Sandiaga dalam keterangannya, Jumat (4/6/2021).
"Optimalisasi penggunaan teknologi untuk mengurangi kontak fisik (cashless payment, informasi digital), dan perhatian lebih kepada aspek kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (CHSE)," imbuh dia.
Baca juga: Giatkan Sport Tourism sebagai Tren Baru Pariwisata, Sandiaga Uno Ikut Gowes 55 Kilometer Yogyakarta- Borobudur
Baca juga: Di Tengah Pandemi, Sandiaga Ajak Generasi Muda Bangkit lewat Parekraf
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pengembangan 5 destinasi super prioritas terus dilakukan dari berbagai aspek, sesuai arahan presiden. Mulai dari akselerasi infrastruktur yang dikerjakan lintas sektor, implementasi CHSE, hingga penyiapan calendar of event.
Baca juga: Pengamat Nilai Duet Ganjar-Sandiaga Lebih Berpeluang di Pilpres 2024
"Pembangunan 5 destinasi super prioritas dilaksanakan dengan model orkestrasi pembangunan sesuai dengan tren pariwisata pasca Covid-19: customize, personalize, localize dan small in size dengan berbasis pada pariwisata alam," kata Sandiaga dalam keterangannya, Jumat (4/6/2021).
"Optimalisasi penggunaan teknologi untuk mengurangi kontak fisik (cashless payment, informasi digital), dan perhatian lebih kepada aspek kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (CHSE)," imbuh dia.
Baca juga: Giatkan Sport Tourism sebagai Tren Baru Pariwisata, Sandiaga Uno Ikut Gowes 55 Kilometer Yogyakarta- Borobudur
Lihat Juga :