Laksanakan Arahan Jokowi, Sandiaga Percepat Destinasi Super Prioritas

loading...
Laksanakan Arahan Jokowi, Sandiaga Percepat Destinasi Super Prioritas
Kemenparekraf terus berupaya dalam mempercepat pembangunan kawasan destinasi super prioritas, yakni Borobudur, Likupang, Labuan Bajo, dan Danau Toba. Foto/Istimewa
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berupaya mempercepat pembangunan kawasan destinasi super prioritas, yakni Borobudur, Likupang, Labuan Bajo, dan Danau Toba.

Baca juga: Di Tengah Pandemi, Sandiaga Ajak Generasi Muda Bangkit lewat Parekraf

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pengembangan 5 destinasi super prioritas terus dilakukan dari berbagai aspek, sesuai arahan presiden. Mulai dari akselerasi infrastruktur yang dikerjakan lintas sektor, implementasi CHSE, hingga penyiapan calendar of event.

Baca juga: Pengamat Nilai Duet Ganjar-Sandiaga Lebih Berpeluang di Pilpres 2024

"Pembangunan 5 destinasi super prioritas dilaksanakan dengan model orkestrasi pembangunan sesuai dengan tren pariwisata pasca Covid-19: customize, personalize, localize dan small in size dengan berbasis pada pariwisata alam," kata Sandiaga dalam keterangannya, Jumat (4/6/2021).

"Optimalisasi penggunaan teknologi untuk mengurangi kontak fisik (cashless payment, informasi digital), dan perhatian lebih kepada aspek kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (CHSE)," imbuh dia.



Baca juga: Giatkan Sport Tourism sebagai Tren Baru Pariwisata, Sandiaga Uno Ikut Gowes 55 Kilometer Yogyakarta- Borobudur

Sandiaga juga akan melanjutkan pembangunan pariwisata sesuai RPJMN dengan penyelesaian pembangunan 5 destinasi super prioritas sesuai ITMP, revitalisasi Bali dan destinasi unggulan lainnya, pengembangan SDM Parekraf, pengembangan industri parekraf, perluasan pasar, pengembangan produk wisata, pengembangan ekraf, digitalisasi dan produk.

"Borobudur adalah salah satu destinasi prioritas, namun sesuai arahan presiden, fokus tidak hanya Borobudur namun juga di destinasi super prioritas lainnya. Ada beberapa update pengembangan di kawasan tersebut, di antaranya, akan dibangun akses jalan dan infrastruktur untuk peningkatan lebar dan kualitas jalan masuk ke zona otorita dari Kabupaten Purworejo melalui Desa Sedayu sepanjang 23 km," ujar Sandiaga.

"Kementerian PUPR sudah memutuskan bahwa aksesibilitas akan segera di bangun dengan payung hukum Keppres," dia menambahkan.



Untuk atraksi wisata, ada beberapa titik yang kemungkinan bisa diciptakan suatu atraksi yang berkaitan dengan ecotourism, dan adventure yang dipandu dengan aplikasi. Tentunya pengembangan Borobudur ini akan mampu membuka peluang kerja seluas-luasnya bagi masyarakat setempat.

"Pemerintah melibatkan peran serta masyarakat sebagai unsur utama dalam pembangunan destinasi pariwisata yang tetap menjaga kearifan lokalnya, dengan prioritas program pengembangan antara lain vaksinasi pelaku bidang parekraf, peningkatan kapasitas & sertifikasi SDM, pemberian insentif untuk pemulihan pariwisata," ujar Sandiaga.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top