Ambil Bagian dalam Vaksin Nusantara, Siti Fadilah: Inovasi Selalu Mengagetkan Kemapanan

Jum'at, 16 April 2021 - 07:24 WIB
loading...
Ambil Bagian dalam Vaksin...
Mantan Menkes, Siti Fadilah Supari memutuskan ikut ambil bagian sebagai relawan uji klinis Vaksin Nusantara yang dilaksanakan di RSPAD Gatot Subroto. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Kesehatan (Menkes), Siti Fadilah Supari memutuskan ikut ambil bagian sebagai relawan uji klinis Vaksin Nusantara yang dilaksanakan di RSPAD Gatot Subroto. Siti mengaku biasa saja dan sederhana saja tapi dia merasa kaget karena vaksin ini menjadi pemberitaan.

"Saya mendengar, membaca dan berpikir tentang vaksin nusantara. Menurut saya sih peneliti berpikir logis, inovatif," ujar Siti dalam pers rilisnya, Jumat (16/4/2021). Baca juga: Penyuntikan Vaksin Nusantara Semestinya Dalam Koridor Penelitian

"Memang, inovasi selalu mengagetkan kemapanan. Bahkan bisa mengganggu yang sudah mapan," sambung Siti.

Siti menuturkan di dalam ilmu pengetahuan logis saja tidak cukup tetapi harus dibuktikan. Maka alasan itu yang membuat dirinya bersedia menjadi relawan uji klinis, di samping dirinya harus menghargai seorang peneliti yang berpikiran berbeda dengan yang lainnya.

"Dia (peneliti) membuat hipotesis. Dan hipotesis itu boleh saja salah tetapi harus di buktikan dulu. Maka perlu penelitian," ungkapnya.

"Harapan saya kalau memang uji klinik ini mendapatkan hasil yang positif, artinya hipotesis dr Terawan (inisiator Vaksin Nusantara) terbukti, wah saya sangat bahagia karena kondisi saya saat ini sangat cocok dengan metode ini," imbuh Siti.

Adapun terkait pernyataan BPOM yang menyebut vaksin ini belum lolos uji klinis tahap kedua, ia beranggapan boleh-boleh saja. Karena Siti menganggap lembaga tersebut yang memiliki kewenangan izin edarnya.

Demikian juga soal para ahli yang menilai bahwa penggunaan vaksin harus sesuai kaidah dan kelayakan uji klinis, Siti mengaku tak memerhatikan secara pasti. Tapi yang jelas, negara harus mempunyai kedaulatannya sendiri. Termasuk, jika nantinya vaksin ini juga dikerjasamakan dengan pihak luar negeri. Baca juga: Satgas: Vaksin Nusantara Dibuat di Amerika Serikat, Diuji di Indonesia

"Tapi kita kan negara yang berdaulat, dengan politik bebas dan aktif, maka boleh saja bekerja sama dengan negara manapun dengan prinsip kemitraan yang transparan, setara dan adil. (Duduk sama rendah berdiri sama tinggi) Yang penting produk ini menjadi produk Indonesia, untuk kemaslahatan bangsa yang membutuhkan. Terutama untuk lansia seperti saya," paparnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Menkes Siti Fadilah...
Eks Menkes Siti Fadilah Supari Usul Tiap Kelurahan/Desa Pajang Daftar PBI BPJS Kesehatan
Eks Menkes Siti Fadilah...
Eks Menkes Siti Fadilah Supari Bongkar Penyebab PBI BPJS Kesehatan Salah Sasaran
Tolak Amendemen IHR...
Tolak Amendemen IHR oleh WHO, Mantan Menkes Siti Fadilah: Kurangi Kedaulatan Negara
Siti Fadilah Supari:...
Siti Fadilah Supari: Program Menkes Desa Siaga TBC Berjalan Baik, Indonesia Tidak Butuh Vaksin!
Eks Menkes Siti Fadilah:...
Eks Menkes Siti Fadilah: Angka TBC Bisa Turunkan dengan Cara Eradikasi
Menkes Akan Fasilitasi...
Menkes Akan Fasilitasi Siti Fadilah dengan Epidemiolog Bahas Vaksin TBC Bill Gates
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Berita Terkini
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved