Vaksinasi di Balik Asa Pariwisata

Senin, 12 April 2021 - 06:03 WIB
loading...
Vaksinasi di Balik Asa...
Vaksinasi di Balik Asa Pariwisata
A A A
Oleh : Prof Candra Fajri Ananda
Staf Khusus Menteri Keuangan RI

Setahun telah berlalu sejak Presiden Joko Widodo mengonfirmasi kasus Covid-19 pertama masuk Indonesia. Dampaknya terasa hingga berbagai sektor ekonomi, khususnya sektor pariwisata. Terbatasnya mobilitas masyarakat akibat pandemi membawa sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling terdampak oleh Covid-19. Berdasarkan data BPS, hingga kini kondisi sektor pariwisata masih tertatih untuk bangkit. Hal itu terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang tercatat hanya 141.300 di Januari 2021. Artinya, masih terjadi penurunan 13,90% dibandingkan Desember 2020 bahkan turun hingga 89,05% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sejatinya, sektor pariwisata merupakan invisible export karena kemampuannya mendatangkan manfaat bagi pendapatan daerah maupun pendapatan masyarakat yang tentunya akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Kreishan (2014) menyatakan pariwisata merupakan industri yang mampu memberikan kontribusi substansial bagi perekonomian, seperti menyediakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan, serta dapat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang mampu mendorong tumbuhnya sektor-sektor ekonomi yang bersinergi dengan pariwisata. Karena itu, tak mengherankan jika terpukulnya sektor pariwisata secara langsung berdampak signifikan pula terhadap penurunan pertumbuhan ekonomi daerah yang roda perekonomiannya ditopang oleh sektor pariwisata.

Pertumbuhan ekonomi Malang Raya yang turun signifikan pada 2020 merupakan salah satu bukti nyata bahwa daerah yang identik sebagai wilayah destinasi wisata juga turut terpuruk akibat Covid-19. Kota Malang dan Kabupaten Malang mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi hingga minus 2% (yoy) pada 2020. Selain kedua wilayah tersebut, Kota Batu menjadi wilayah terparah di Malang Raya yang juga mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi hingga minus 6,46% (yoy). Hal itu terjadi tak lain karena terhentinya aktivitas di sektor pariwisata selama kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat digulirkan untuk menekan laju penyebaran virus Covid- 19.

Vaksinasi dan Pemulihan Sektor Pariwisata

Sektor pariwisata memang sangat bergantung pada mobilitas masyarakat, maka bila tren kasus Covid-19 masih tinggi tentu pemulihan sektor ini pun akan terhambat. Artinya, pada kondisi saat ini vaksinasi merupakan kunci utama yang bisa membantu pemulihan sektor pariwisata. Tidak pernah ada yang tahu kapan berakhirnya pandemi Covid-19, namun vaksinasi dipercaya menjadi game changer yang akan mengubah kondisi sektor pariwisata menjadi lebih baik. Besar harapan dengan terbentuknya herd immunity melalui vaksinasi, maka efek pandemi dapat ditekan dan diminimalkan serendah mungkin sehingga aktivitas masyarakat perlahan dapat kembali pulih dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sebagai budaya dalam adaptasi kebiasaan baru.

Pada sisi ketersediaan vaksin, Indonesia kini dihadapkan dengan tantangan kian menipisnya jumlah vaksin. Di tengah gentingnya kebutuhan vaksin di Indonesia guna mendorong pemulihan ekonomi nasional, ketersediaan vaksin di beberapa produsen tengah menipis akibat lonjakan kasus gelombang ketiga atau third wave , di antaranya Eropa, Amerika Selatan, dan Asia seperti India, Filipina, Papua Nugini, dan Brasil. Akibatnya, berbagai negara produsen vaksin yang berada di lokasi terjadinya lonjakan gelombang ketiga memprioritaskan vaksin tersebut untuk memenuhi kebutuhan dalam negaranya masing-masing. Kondisi ini membawa dampak terhadap pasokan vaksin Covid-19 di ratusan negara di dunia, termasuk Indonesia. Alhasil, jumlah vaksin yang seharusnya tersedia untuk bulan Maret dan April masing-masing 15 juta dosis atau 30 juta dosis untuk dua bulan, Indonesia hanya mendapatkan dua pertiganya atau 20 juta dosis saja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Pariwisata Indonesia, IPTI di Jaktim Cetak SDM Berkualitas
Pariwisata Penghasil...
Pariwisata Penghasil Devisa, Prabowo Soroti Kota Kumuh
Indonesia Promosikan...
Indonesia Promosikan Pariwisata Danau Toba di Dubai Business Forum 2025
Peluncuran Bersejarah...
Peluncuran Bersejarah Asia Records Momentum Pencapaian Inovasi, Budaya, dan Pariwisata
Sambut Transformasi...
Sambut Transformasi Digital Pariwisata, SGU Gelar World Tourism Day 2025
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
MNC University dan Pemkab...
MNC University dan Pemkab Kotabaru Perkuat Kolaborasi, Luncurkan Aplikasi OPPKPKE dan Bahas Pengembangan Pariwisata
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Rekomendasi
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Spanyol Berharap Jumpa...
Spanyol Berharap Jumpa Argentina di Final, Lamine Yamal: Saya Ingin Lawan Messi
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Berita Terkini
Kasus Febrie Adriansyah,...
Kasus Febrie Adriansyah, Pengamat: Sapu Kotor Tak Bisa Bersihkan Korupsi
Bakom Sangkal Febrie...
Bakom Sangkal Febrie Adriansyah Algojo Pemberantasan Korupsi di Kejagung
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved