Menanti Dampak Perdagangan Bebas ASEAN Plus

Senin, 16 November 2020 - 05:40 WIB
loading...
A A A
Dengan luasnya cakupan perjanjian tersebut, menarik ditunggu bagaimana kesiapan Indonesia untuk berkiprah di perdagangan lintas negara. Jangan sampai kesepakatan ini justru menjadi karpet merah untuk masuknya produk impor dengan harga murah sehingga menekan produksi dalam negeri. Selain itu, yang tak boleh dilupakan adalah kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal untuk bersaing. Jangan sampai justru SDM asing yang menyerbu negeri ini tanpa repatriasi yang seimbang.

Bagaimanapun, kesepakatan RCEP ini dicapai setelah Indonesia beserta negara-negara lain melakukan serangkaian perundingan yang dilakukan sejak satu dekade ke belakang. Mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, RCEP ini juga menjadi bukti bahwa komitmen Indonesia dalam globalisasi yang di dalamnya mengandung prinsip-prinsip perdagangan multilateral yang terbuka adil dan menguntungkan semua pihak.

Bahkan, kata Retno, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa RCEP memberikan harapan dan optimisme baru bagi pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. Selain itu, tantangan berikutnya adalah kesiapan masing-masing negara melakukan ratifikasi perjanjian tersebut yang diagendakan berlangsung dalam tiga bulan ke depan. Pekerjaan rumah lain yang harus diselesaikan di dalam negeri adalah meningkatkan daya saing sehingga iklim bisnis bisa menjadi lebih baik.

Kita berharap, RCEP menjadi pintu masuk lain mengalirnya investasi serta peningkatan aktivitas perdagangan setelah ditandatanganinya Undang-Undang Cipta Kerja beberapa waktu lalu.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KJRI Penang: Konektivitas...
KJRI Penang: Konektivitas BNCT Perkuat Rantai Pasok bagi Negara-negara Asean dan Asia
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Dukungan Indonesia dan...
Dukungan Indonesia dan Jalan Panjang Timor Leste Menuju ASEAN
Pembangunan Manusia...
Pembangunan Manusia Fondasi Wujudkan Visi Komunitas ASEAN 2045
Kongres PDIP Tak Kunjung...
Kongres PDIP Tak Kunjung Digelar, Perang Tarif Trump Jadi Salah Satu Alasan
Khofifah Temui Jokowi...
Khofifah Temui Jokowi di Solo, Perang Dagang AS-China Dibahas
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
China Terus Perkuat...
China Terus Perkuat Militer, AS Ajak Sekutu Melawan Beijing
Rekomendasi
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Berita Terkini
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved