Pembayaran Klaim Sisa Rp4 T, Pemerintah Masih Lakukan Verifikasi
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 07:10 WIB
loading...
A
A
A
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengatakan pemerintah saat ini masih terus mengupayakan vaksin untuk Covid-19 . Bahkan, Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Keppres No.18/2020 tentang Tim Nasional Percepatan Pengembangan Vaksin.
Menurut Wapres, vaksin merupakan salah satu bagian dari pengobatan, dalam hal ini pengobatan atau ikhtiar untuk mencegah terjadinya penyakit. "Berobat kan ada dua macam, ada yang kuratif, ada yang preventif. Kalau kuratif kan kalau sudah terjadi diobati. Kalau preventif kan sebelum terjadi," kata Ma’ruf Amin saat berbincang dengan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Brotoasmoro, kemarin.
Wapres juga menyebutkan bahwa masalah pengobatan di dalam ajaran agama Islam memang ada perintahnya, bahkan disebutkan di dalam hadits. “Hadistnya panjang, intinya begini,'berobatlah kamu, karena Allah tidak meletakkan penyakit kecuali ada obatnya'," ungkapnya. (Lihat videonya: Pernyataan Bank Dunia Mengenai Undang-Undang Cipta Kerja)
Tak lupa Wapres berharap agar masyarakat mendukung pengembangan vaksin Covid-19. Dia juga berpesan agar masyarakat mengikuti informasi vaksin melalui sumber-sumber resmi sehingga tidak menyesatkan.
“Diharapkan masyarakat memberi dukungan atas semua tahapan. Mulai dari penyiapan hingga pelaksanaan vaksinasinya. Dan ikuti informasi melalui sumber-sumber yang resmi. Informasi bisa menyesatkan karena banyak yang disalahpahamkan, disalahpahami. Jangan mudah percaya pada informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya. Itu penting,” ungkapnya.
Dia juga mengingatkan perlunya saling mengingatkan dalam pelaksanaan protokol kesehatan, juga menjaga imunitas tubuh. Ini saya kira apa yang harus kita lakukan itu. Ini penting untuk mengikuti semua tahapan-tahapan dari vaksinasinya,” pungkasnya. (Binti Mufarida/Ary Wahyu Wibowo)
Menurut Wapres, vaksin merupakan salah satu bagian dari pengobatan, dalam hal ini pengobatan atau ikhtiar untuk mencegah terjadinya penyakit. "Berobat kan ada dua macam, ada yang kuratif, ada yang preventif. Kalau kuratif kan kalau sudah terjadi diobati. Kalau preventif kan sebelum terjadi," kata Ma’ruf Amin saat berbincang dengan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Brotoasmoro, kemarin.
Wapres juga menyebutkan bahwa masalah pengobatan di dalam ajaran agama Islam memang ada perintahnya, bahkan disebutkan di dalam hadits. “Hadistnya panjang, intinya begini,'berobatlah kamu, karena Allah tidak meletakkan penyakit kecuali ada obatnya'," ungkapnya. (Lihat videonya: Pernyataan Bank Dunia Mengenai Undang-Undang Cipta Kerja)
Tak lupa Wapres berharap agar masyarakat mendukung pengembangan vaksin Covid-19. Dia juga berpesan agar masyarakat mengikuti informasi vaksin melalui sumber-sumber resmi sehingga tidak menyesatkan.
“Diharapkan masyarakat memberi dukungan atas semua tahapan. Mulai dari penyiapan hingga pelaksanaan vaksinasinya. Dan ikuti informasi melalui sumber-sumber yang resmi. Informasi bisa menyesatkan karena banyak yang disalahpahamkan, disalahpahami. Jangan mudah percaya pada informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya. Itu penting,” ungkapnya.
Dia juga mengingatkan perlunya saling mengingatkan dalam pelaksanaan protokol kesehatan, juga menjaga imunitas tubuh. Ini saya kira apa yang harus kita lakukan itu. Ini penting untuk mengikuti semua tahapan-tahapan dari vaksinasinya,” pungkasnya. (Binti Mufarida/Ary Wahyu Wibowo)
(ysw)
Lihat Juga :