Presiden PKS: Olahraga Jadi Jembatan Pembangunan Mental Generasi Muda
Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:25 WIB
loading...
Presiden PKS Almuzzammil Yusuf saat mengunjungi Sekolah Sepak Bola (SSB) Garuda Muda Mataram di Kota Mataram, Kamis (23/7/2026). Foto: Istimewa
A
A
A
MATARAM - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf mengajak anak muda untuk terbiasa berolahraga dan menjadikan olahraga sebagai bagian gaya hidup, kesehatan, dan mengejar prestasi. Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Sekolah Sepak Bola (SSB) Garuda Muda Mataram di Kota Mataram, Kamis, 23 Juli 2026.
Pria yang akrab disapa Bang Jamil ini menuturkan, setidaknya ada empat manfaat jika masyarakat, khususnya generasi muda rajin berolahraga. "Olahraga itu punya empat manfaat besar. Pertama, untuk kesehatan. Kedua, mengisi waktu luang secara positif. Ketiga, mendidik sportivitas sejak dini. Keempat, untuk prestasi, karena dari sinilah bakat-bakat istimewa di daerah bisa kita temukan dan kembangkan," ujarnya, Sabtu (25/7/2026).
Ia menjelaskan, manfaat kesehatan, produktifitas waktu, dan pembangunan mental yang diperoleh dari aktivitas olahraga sering luput dari perhatian, padahal dampaknya besar bagi tumbuh kembang anak.
Baca juga: Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
"Anak yang sehari-harinya sibuk berlatih dan bertanding tidak akan punya waktu dan celah untuk terjerumus ke pergaulan yang salah, apalagi narkoba. Di lapangan, mereka juga belajar sportivitas, menang dengan rendah hati, kalah dengan kepala tegak. Itu bekal karakter yang jauh lebih penting dari sekadar skor pertandingan," kata Bang Jamil.
Di sisi lain, Bang Jamil menegaskan bahwa manajemen talenta olahraga nasional tidak boleh berpusat hanya di kota-kota besar. Menurutnya, daerah seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) menyimpan bakat-bakat istimewa sehingga harus mendapat dukungan optimal.
Pria yang akrab disapa Bang Jamil ini menuturkan, setidaknya ada empat manfaat jika masyarakat, khususnya generasi muda rajin berolahraga. "Olahraga itu punya empat manfaat besar. Pertama, untuk kesehatan. Kedua, mengisi waktu luang secara positif. Ketiga, mendidik sportivitas sejak dini. Keempat, untuk prestasi, karena dari sinilah bakat-bakat istimewa di daerah bisa kita temukan dan kembangkan," ujarnya, Sabtu (25/7/2026).
Ia menjelaskan, manfaat kesehatan, produktifitas waktu, dan pembangunan mental yang diperoleh dari aktivitas olahraga sering luput dari perhatian, padahal dampaknya besar bagi tumbuh kembang anak.
Baca juga: Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
"Anak yang sehari-harinya sibuk berlatih dan bertanding tidak akan punya waktu dan celah untuk terjerumus ke pergaulan yang salah, apalagi narkoba. Di lapangan, mereka juga belajar sportivitas, menang dengan rendah hati, kalah dengan kepala tegak. Itu bekal karakter yang jauh lebih penting dari sekadar skor pertandingan," kata Bang Jamil.
Di sisi lain, Bang Jamil menegaskan bahwa manajemen talenta olahraga nasional tidak boleh berpusat hanya di kota-kota besar. Menurutnya, daerah seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) menyimpan bakat-bakat istimewa sehingga harus mendapat dukungan optimal.
Lihat Juga :