KPAI Nilai Jumlah Kuota Internet Umum Tidak Cukup Untuk PJJ Satu Bulan

Selasa, 22 September 2020 - 08:35 WIB
loading...
KPAI Nilai Jumlah Kuota...
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti menilai kuota umum yang semuanya 5 GB kemungkinan tidak cukup PJJ satu bulan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelontorkan dana sekitar Rp7 triliun untuk paket kuota internet bagi siswa mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Para guru pun mendapatkan bantuan serupa. Bantuan kuota internet juga diberikan kepada mahasiswa dan dosen. Bantuan ini untuk mengurangi beban biaya selama melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Paket kuota internet untuk peserta didik PAUD sebanyak 20 GB. Rinciannya, 5 GB untuk kuota umum dan 15 GB untuk kuota belajar. Sementara itu, pada jenjang sekolah dasar hingga SMA, paket kuota internet 35 GB. Paket kuota pendidik PAUD hingga SMA sebesar 42 GB. Sedangkan, paket kuota internet untuk mahasiswa dan dosen sebanyak 50 GB per bulan. (Baca juga: Berkaca Kasus Ibu Bunuh Anak, Komisi X DPR Ingatkan Dampak Negatf PJJ)

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti menilai kuota umum yang semuanya 5 GB kemungkinan tidak cukup PJJ satu bulan. Sebab, selama ini penggunaan platform belajar lebih rendah dibandingkan aplikasi, seperti WhatsApp, mengunduh video, melakukan pencarian di Google, dan media sosial (Medsos). (Baca juga: Kuota Internet Gratis Harus Tepat Sasaran, Jangan Sampai Mubazir)

Dia mengungkapkan KPAI pernah melakukan survei mengenai PJJ pada April lalu. Hasilnya, penugasan didominasi melalui WhatsApp, email, dan medsos, seperti Instagram. “Hasil survei menunjukkan bahwa penugasan yang paling tidak disukai adalah membuat video dan foto,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (22/9/2020).

Alasan siswa atas ketidaksukaan itu adalah penugasan seperti membutuhkan memori di gawai dan kuota internet yang besar saat mengirim melalui WhatsApp. “Pengiriman atau menerima video kiriman, semuanya butuh kuota besar sehingga 5 GB kuota umum rasanya terlalu sedikit. Dari survei KPAI, penugasan pengiriman video mencapai 55% dari 1.700 responden,” pungkasnya. (Fahmi Bahtiar
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPAI Soroti Juri Cerdas...
KPAI Soroti Juri Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Ingatkan Prinsip Adil dan Nondiskriminatif
HUT ke-1, Puspadaya...
HUT ke-1, Puspadaya Ajak Masyarakat Saksikan Pemutaran Dokumentasi Jejak Langkah
KPAI Ungkap Trauma Psikologis...
KPAI Ungkap Trauma Psikologis Korban Keracunan MBG di Jakarta Timur
Pemerintah Batal Terapkan...
Pemerintah Batal Terapkan Pembelajaran Daring bagi Siswa
Orang Tua Siswa Datangi...
Orang Tua Siswa Datangi KPAI, Perjuangkan Hak Pendidikan 500 Lebih Siswa SMK IDN Bogor
Kabar Duka, Ketua KPAI...
Kabar Duka, Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah Meninggal Dunia
Ini Respons KPAI usai...
Ini Respons KPAI usai Didatangi Ruben Onsu yang Adukan Polemik Hak Asuh Anak
Wujudkan Ruang Aman...
Wujudkan Ruang Aman bagi Anak, Ibu-Ibu di Bajawa Dibekali Edukasi Pengasuhan dan Kesehatan
Puluhan Anak Disiksa...
Puluhan Anak Disiksa di Daycare Little Arestha Jogja, KPAI: Lebih Sistematis
Rekomendasi
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
Memiliki Chengdu J-20,...
Memiliki Chengdu J-20, Tidak Cukup Untuk China Bersaing Dengan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved