Cegah Perundungan di Sekolah, Partai Perindo Dorong Pemerintah Bentuk Satgas Pengawas
Sabtu, 07 Oktober 2023 - 18:55 WIB
loading...
Juru Bicara Nasional DPP Partai Perindo Ike Julies Tiati mendorong pemerintah bentuk Satgas Pengawas di Kabupaten dan Kota untuk mencegah perundungan di sekolah. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Nasional DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ike Julies Tiati atau Ike Suharjo mendukung langkah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang meminta pelaku perundungan (bullying) jangan dikeluarkan dari sekolah selama belum ada keputusan pengadilan.
Hal itu dikatakan Ike Julies Tiati menanggapi kasus perundungan yang terjadi di Cilacap, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. "Selain itu, sekolah juga harus berkomitmen penuh untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaku perundungan. Sehingga ke depannya diharapkan pelaku tidak akan melakukan perbuatannya kembali," kata Ike, Sabtu (7/10/2023).
Ike yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil Sumatera Selatan II itu menyebut selama ini setiap ada pelaku perundungan langsung dikeluarkan dari sekolahnya. Namun, hal ini tidak dibarengi dengan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaku. Sehingga, ketika berada di sekolah barunya pelaku kembali melakukan perundungan.
Baca juga: Aksi Perundungan Siswa SMP Terjadi (Lagi) di Cilacap, Pelaku Ditangkap Polisi
"Oleh karena itu, mengeluarkan pelaku perundungan dari sekolah, tetapi tidak dibarengi dengan pengawasan dan pembinaan merupakan bentuk tidak bertanggung jawab dari sekolah. Dengan demikian, lebih baik tidak di keluarkan, namun pelaku mendapat pembinaan dari sekolahnya tersebut," jelasnya.
Karena itu, lanjut Ike, Partai Perindo mendesak pemerintah untuk segera membentuk Satgas Pengawas di setiap kabupaten/kota untuk mencegah kasus perundungan di sekolah. Hal ini untuk melakukan deteksi dini, pelaporan, pendampingan, jaminan keamanan korban dan pelapor, dan juga edukasi. "Dengan demikian, sekolah akan kembali menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar anak-anak," terangnya.
Baca juga: Terungkap! Siswa Penganiaya Pelajar SMP di Cilacap Ternyata Juara Silat, Ini Motif Perundungan
Hal itu dikatakan Ike Julies Tiati menanggapi kasus perundungan yang terjadi di Cilacap, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. "Selain itu, sekolah juga harus berkomitmen penuh untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaku perundungan. Sehingga ke depannya diharapkan pelaku tidak akan melakukan perbuatannya kembali," kata Ike, Sabtu (7/10/2023).
Ike yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil Sumatera Selatan II itu menyebut selama ini setiap ada pelaku perundungan langsung dikeluarkan dari sekolahnya. Namun, hal ini tidak dibarengi dengan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaku. Sehingga, ketika berada di sekolah barunya pelaku kembali melakukan perundungan.
Baca juga: Aksi Perundungan Siswa SMP Terjadi (Lagi) di Cilacap, Pelaku Ditangkap Polisi
"Oleh karena itu, mengeluarkan pelaku perundungan dari sekolah, tetapi tidak dibarengi dengan pengawasan dan pembinaan merupakan bentuk tidak bertanggung jawab dari sekolah. Dengan demikian, lebih baik tidak di keluarkan, namun pelaku mendapat pembinaan dari sekolahnya tersebut," jelasnya.
Karena itu, lanjut Ike, Partai Perindo mendesak pemerintah untuk segera membentuk Satgas Pengawas di setiap kabupaten/kota untuk mencegah kasus perundungan di sekolah. Hal ini untuk melakukan deteksi dini, pelaporan, pendampingan, jaminan keamanan korban dan pelapor, dan juga edukasi. "Dengan demikian, sekolah akan kembali menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar anak-anak," terangnya.
Baca juga: Terungkap! Siswa Penganiaya Pelajar SMP di Cilacap Ternyata Juara Silat, Ini Motif Perundungan
Lihat Juga :