Rupiah dalam Pusaran Greenback

Senin, 18 Mei 2026 - 14:20 WIB
loading...
Rupiah dalam Pusaran...
Ciplis Gema Qori’ah, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univesitas Jember. Foto/Dok. SindoNews
A A A
Ciplis Gema Qori’ah
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univesitas Jember

ARUS repatriasi modal meluncur kembali ke asalnya. Gejolak pasar keuangan global mengharuskan pemain keuangan untuk melindungi asetnya (risk-off) yang dibenamkan di emerging market. Artinya greenback - sebutan populer untuk dolar AS kembali menjadi magnet likuiditas keuangan global.

Sementara, tekanan rupiah kembali hadir dalam lanskap berbeda. Data JISDOR BI per 13 Mei 2026 menginfokan rupiah menyentuh 17.535per dolar AS. Yang disebabkan lonjakan harga minyak karena konflik di Timur Tengah dan melentingnya DXY. Ini mengindikasikan bagaimana tekanan greenback masih menimbulkan tekanan kuat. Hal yang perlu diwaspadai ada kemungkinan tergerusnya fondasi makroekonomi domestik.

Volatilitas rupiah kerap membuncahkan ingatan panjang tentang krisis. Bukan lagi sekadar angka di layar perdagangan, melainkan sebagi sinyal kuat atas menurunnya kepercayaan publik, pasar dan dunia usaha. Krisis 1998 mengajarkan bahwa pelemahan nilai tukar bisa berubah menjadi badai sistemik. Hal ini ditandai dengan rapuhnya pondasi perbankan, menggunungnya utang valas dan runtuhnya kredibilitas.

Juga krisis 2008 yang disebabkan oleh guncangan di Wall Street, tetapi ombaknya tetap sampai ke emerging market melalui arus modal, likuiditas dolar dan sentimen risiko. Sedikit berbeda dengan krisis 2020, tatkala mobilitas manusia terhenti karena pandemi, mobilitas modal justru bergerak sangat cepat (frozen mobility-restless capital).

Namun, situasi saat ini tidak identik dengan krisis sebelumnya. Ekonomi Indonesia triwulan I-2026 masih tumbuh 5,61% secara tahunan, inflasi April 2026 berada di 2,42%, dan cadangan devisa akhir April 2026 tercatat USD146,2 miliar atau setara 5,8 bulan impor. Rupiah sedang tertekan, tetapi fondasi makro belum patah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rekomendasi
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Berita Terkini
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved