Ekonomi Indonesia Juara 1? Ini Menyesatkan!

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:28 WIB
loading...
A A A
Bahaya terbesarnya adalah complacency struktural. Ketika pertumbuhan dipuja sebagai kemenangan, dorongan untuk melakukan reformasi yang benar-benar mengganggu kepentingan kelompok mapan seperti reformasi agraria, industrialisasi berbasis nilai tambah, penataan ulang relasi negara, oligarki, atau pembenahan sistem pendidikan secara radikal, justru dibuat melemah. Negara berhenti bertanya ke mana arah pembangunan, karena sudah merasa “menang”.

Padahal, pertumbuhan 5,39 persen seharusnya dibaca sebagai peringatan, bukan selebrasi. Ia menunjukkan bahwa Indonesia masih bergantung pada pola lama. Eksploitasi sumber daya, konsumsi, dan integrasi pasif ke pasar global. Tanpa perubahan struktur produksi dan relasi kuasa ekonomi, pertumbuhan ini hanya akan memperpanjang ketergantungan, bukan memutusnya.

Karena itu, menyebut ekonomi Indonesia sebagai “juara 1” bukan hanya keliru, tetapi juga menyesatkan publik, menutup perdebatan substantif, dan mengabdi pada kepentingan stabilitas semu. Angka pertumbuhan seharusnya menjadi titik awal kritik, bukan alat pembungkaman.

Indonesia tidak membutuhkan euforia statistik. Indonesia membutuhkan keberanian politik untuk mengakui bahwa pertumbuhan hari ini belum menjawab persoalan mendasar pembangunan. Selama angka diperlakukan sebagai alat legitimasi, bukan sebagai instrumen evaluasi struktural, maka “juara ekonomi” hanyalah slogan kosong yang menyesatkan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Indonesia Menggugat:...
Indonesia Menggugat: Perlawanan Dokter Tifa dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Status Quo Jabatan Fungsional...
Status Quo Jabatan Fungsional ASN
Makna Pemakaman Ayatollah...
Makna Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Rekomendasi
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Kenapa BAIC Taruh Setengah...
Kenapa BAIC Taruh Setengah Nasib 2026 di Tangan T1?
Berita Terkini
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Maruf Cahyono Gunakan...
Maruf Cahyono Gunakan Uang Gratifikasi untuk Renovasi Rumah dan Biayai Resepsi Pernikahan Anak
Yusril Minta Perpres...
Yusril Minta Perpres Pertahanan Negara Dipahami Utuh: Tidak Secara Khusus Berbicara mengenai LBGTQ
Menhut Siapkan Generasi...
Menhut Siapkan Generasi Baru Pemimpin Kehutanan melalui Penguatan SDM
Mantan Sekjen MPR Maruf...
Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Minta Fee Proyek Pakai Istilah Uang Assalammualaikum
Kejagung Hormati Penggeledahan...
Kejagung Hormati Penggeledahan 12 Titik oleh Polri
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved