Roller Coaster Covid-19 dan Perubahan Wajah Peradaban

Minggu, 13 September 2020 - 07:32 WIB
loading...
A A A
Ganasnya penularan yang memaksa Pemprov DKI menarik tuas rem darurat, mengembalikan lagi PSBB ketat, juga kota-kota lain yang terlebih dahulu memberlakukan jam malam, hampir bersamaan dengan sinyal Menteri Keuangan Sri Mulyani: Indonesia tampaknya tak bisa menghindar dari resesi ekonomi, di kuartal ke-III 2020. Itu artinya sekitar bulan September Oktober 2020, Indonesia akan ada di kondisi serupa krisis ekonomi 1998.

PSBB ketat yang kembali diberlakukan, adalah simalakama: menghindari terlampauinya kapasitas maksimal rumah sakit (RS) rujukan merawat pasien Covid-19, namun juga menghentikan aktivitas ekonomi yang sesungguhnya perlahan-lahan mulai bergerak, di masa transisi. Naik turun roller coaster yang menegangkan, benar-benar jadi pengalaman sejarah masyarakat Indonesia hari-hari ini.

Tapi apa sebatas perasaan tak nyaman ala roller coaster, yang jadi implikasi pandemi, berkepanjangan ini? Secara empiris, banyak kebiasaan baik new normal yang bermunculan. Dari WFH diperoleh, ruang kerja fisik dan jam kerja synchronous tak mesti halangi produktivitas. Perjumpaan yang dimediasi perangkat berinternet, menyelesaikan banyak hal tanpa hilang kualitas.

Demikian pula di tengah tersendatnya pembelajaran jarak jauh (PJJ), lantaran dimaknai sebatas urusan pindah ruang: dari ruang analog ke ruang digital, pembuat kebijakan pendidikan berfokus pada ketersediaan pulsa dan perangkat komunikasi. Namun ini tak menghalangi munculnya sekolah yang bisa mengembangkan sistem ajar tanpa tatap muka yang berkualitas dan fleksibel.
Sekolah-sekolah itu mentrasfromasi pemahaman: pembelajaran adalah aktivitas alih informasi pengetahuan. Ruang-ruang fisik di waktu tertentu, itu sekunder. PJJ ini jadi cikal bakal internet of things. Demikian juga dengan ibadah dari rumah. Bukankan esensi relasi transendental memang mengandalkan virtualitas hubungan?

Tata cara jalani kehidupan, telah diubah oleh pandemi. Banyak dalam realitasnya, yang irreversible, tak bisa balik ke posisi semula. Senada, Sarah Rizvi, 2020 dalam Digital Transformation in a Post-Pandemic World menuliskan, manusia hari ini telah jauh dari kebiasaannya. Mereka telah mengubah pekerjaan dan tanggung jawab rumahnya, mengadakan konferensi video yang diinterupsi anak-anak, gonggongan anjing dan riuhya peralatan dapur.

Cara hidup telah dijungkirbalikkan dan perubahan itu tak akan kembali ke posisi semula. Menurut studi oleh Gartner, 74% CFO akan memindahkan karyawan secara permanen ke pekerjaan jarak jauh. Roller coaster pandemi Covid-19 adalah akselerasi perubahan perabadan, selama bangsanya belum punah oleh virus dan resesi ekonomi.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Heni Sagara Desak Bareskrim...
Heni Sagara Desak Bareskrim Periksa Dokter Oky, Kasus Mandek Disorot
Berita Terkini
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved