Teluk Memanas, Indonesia Siaga

Minggu, 22 Juni 2025 - 16:55 WIB
loading...
A A A
Oleh sebab itu, pengelolaan defisit yang prudent, peningkatan efektivitas belanja negara, serta optimalisasi berbagai sumber penerimaan perlu terus diperkuat guna mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan berbasis utang dan memperkokoh ketahanan fiskal dalam jangka panjang. Strategi tersebut tidak hanya krusial untuk menjamin stabilitas ekonomi dalam waktu dekat, tetapi juga memiliki signifikansi strategis dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang berkelanjutan, inklusif, dan kompetitif di masa mendatang.

Fokus Menjaga Fiskal
Belanja publik yang efisien dan terfokus merupakan pilar utama kebijakan fiskal ketat (tight fiscal policy) yang bertujuan menjaga kesinambungan anggaran tanpa menekan pertumbuhan ekonomi. Dengan memprioritaskan program bernilai tambah tinggi – seperti infrastruktur produktif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan perlindungan sosial yang tepat sasaran – pemerintah dapat meminimalkan kebocoran serta pengeluaran non-esensial.

Orientasi belanja semacam ini tidak hanya meningkatkan efektivitas pencapaian tujuan pembangunan, tetapi juga memperkuat kredibilitas fiskal di mata pasar dan lembaga pemeringkat, sehingga biaya pembiayaan utang dapat ditekan.

Di sisi penerimaan, upaya menggali sumber pendapatan baru sama pentingnya untuk menjaga ruang fiskal. Identifikasi objek pajak yang belum tergarap – misalnya aktivitas ekonomi digital, transaksi lintas batas berbasis platform, ekonomi hijau melalui mekanisme pajak karbon, serta pengenaan cukai atas produk yang berdampak negatif terhadap kesehatan – perlu terus dioptimalkan.

Diversifikasi basis pajak tersebut diharapkan tidak hanya menambah penerimaan negara, tetapi juga meningkatkan keadilan fiskal melalui perluasan partisipasi wajib pajak dan pengurangan distorsi sektoral. Keberhasilan strategi ini akan sangat bergantung pada kematangan regulasi serta koordinasi antarlembaga pemerintah dalam memetakan potensi penerimaan baru secara komprehensif.

Penguatan sistem administrasi perpajakan menjadi prasyarat agar perluasan basis pajak berjalan efektif. Modernisasi teknologi informasi, integrasi data kependudukan dan transaksi ekonomi, serta penerapan analitik risiko untuk kepatuhan (compliance risk management) dapat meningkatkan akurasi penetapan pajak sekaligus menekan praktik penghindaran.

Selain itu, peningkatan kapasitas aparatur pajak melalui pelatihan berkelanjutan dan penyempurnaan peraturan pelaksana akan memperkuat legitimasi dan transparansi sistem. Sinergi antara belanja publik yang disiplin dan pengelolaan penerimaan yang inovatif – didukung administrasi perpajakan yang andal – akan menghasilkan posisi fiskal yang lebih tangguh, menyediakan ruang kebijakan yang memadai untuk merespons guncangan ekonomi, dan mempercepat terwujudnya pembangunan nasional yang inklusif dan berdaya saing. Semoga.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Rekomendasi
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Spanyol, Negara yang Meraih Juara Piala Dunia 2026
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Berita Terkini
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan Lu Punya Otak Gak? ke Wartawan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved