Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:56 WIB
loading...
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag Arsad Hidayat, mengatakan, MILFEST dirancang sebagai upaya memperkuat budaya literasi Islam. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Festival Literasi Islam yang dikemas dalam Muharam Islamic Literacy Festival (MILFEST) 1448 H. Acara ini yang berlangsung pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Gedung Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) – Pusat Literasi Keagamaan Islam, Ciawi, Bogor.
Mengusung tema “Hijrah melalui Literasi Islam Menuju Generasi Beragama, Berdaya, dan Berdampak”, festival ini menghadirkan beragam kegiatan, termasuk Cek Kesehatan Gratis, donor darah, dan wakaf Al-Qur’an. Termasuk ruang belajar, rekreasi edukatif, hingga pemberdayaan ekonomi umat dalam satu rangkaian kegiatan.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag Arsad Hidayat, mengatakan, MILFEST dirancang sebagai upaya memperkuat budaya literasi Islam sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang dekat dengan masyarakat. Menurut Arsad, literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca buku, tetapi juga memahami sejarah, peradaban, dan nilai-nilai Islam yang relevan dengan kehidupan saat ini.
Baca juga: Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
“MILFEST menjadi ruang bersama untuk menumbuhkan semangat hijrah melalui literasi. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa belajar tentang Islam dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan, inklusif, dan memberi manfaat bagi kehidupan,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).
Mengusung tema “Hijrah melalui Literasi Islam Menuju Generasi Beragama, Berdaya, dan Berdampak”, festival ini menghadirkan beragam kegiatan, termasuk Cek Kesehatan Gratis, donor darah, dan wakaf Al-Qur’an. Termasuk ruang belajar, rekreasi edukatif, hingga pemberdayaan ekonomi umat dalam satu rangkaian kegiatan.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag Arsad Hidayat, mengatakan, MILFEST dirancang sebagai upaya memperkuat budaya literasi Islam sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang dekat dengan masyarakat. Menurut Arsad, literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca buku, tetapi juga memahami sejarah, peradaban, dan nilai-nilai Islam yang relevan dengan kehidupan saat ini.
Baca juga: Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
“MILFEST menjadi ruang bersama untuk menumbuhkan semangat hijrah melalui literasi. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa belajar tentang Islam dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan, inklusif, dan memberi manfaat bagi kehidupan,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).
Lihat Juga :