Klaim Asuransi dari Langit

Kamis, 13 Februari 2025 - 14:06 WIB
loading...
Klaim Asuransi dari...
Marah Kerma Mardame Manurung, Praktisi Asuransi. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
Marah Kerma Mardame Manurung
Praktisi Asuransi
Mahasiswa Doktoral Manajemen Berkelanjutan Perbanas Institute

LANDASAN kering di Scottsdale, Arizona, Amerika Serikat, menjadi saksi sebuah bencana. Learjet 35A milik vokalis band Motley Crue, Vince Neil, yang baru saja mendarat, tiba-tiba kehilangan kendali, melesat keluar jalur, lalu menabrak Gulfstream 200 yang tengah parkir.

Gema ledakan disusul teriakan orang-orang panik. Rutinitas bandara berubah menjadi kekacauan total. Tragedi pada Senin (10/2/2025) ini menelan satu korban jiwa dan empat orang luka serius.

Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan pesawat dalam beberapa pekan terakhir, menambah pula tagihan besar bagi industri asuransi penerbangan. Belum lama, Bering Air Flight 445 jatuh di perairan Alaska, pada 6 Februari, sementara sebuah pesawat kecil di Brasil menabrak bus sehari setelahnya. Nilai klaim masing-masing insiden masih dalam proses evaluasi, tetapi sudah dapat dipastikan akan menguras dana asuransi lebih dalam.

Sebelumya lagi, insiden menerpa Jeju Air 7C2216, yang diasuransikan oleh Samsung Fire & Marine Insurance, Korea. Nilai ganti ruginya USD1 miliar (Rp16 triliun) untuk tanggung jawab hukum dan USD36,51 juta (Rp584 miliar) untuk kerusakan pesawat (Asia Insurance Post, 2025). Ini belum termasuk biaya ganti rugi properti bandara yang terdampak.

Tabrakan helikopter Black Hawk dengan American Airlines, yang sulit dibayangkan tapi nyata terjadi, 30 Januari lalu, diduga akan menguras duit asuransi hingga USD21-24 juta (Rp336-384 miliar). Rentetan kecelakaan pesawat seketika menjadi risiko yang sulit dihindari. Untunglah, kalau boleh bilang seperti itu, ada mukjizat saat Air Canada De Havilland Dash 8-400 berhasil mendarat darurat dengan selamat bersama 77 penumpangnya, jelang pergantian tahun lalu.

Dampak kecelakaan pesawat terhadap perusahaan asuransi memang sangat besar. Selain kerugian material pada pesawat dan infrastruktur penerbangan, asuransi menghadapi klaim asuransi jiwa penumpang yang sering kali lebih tinggi daripada klaim kerusakan pesawat.

Padahal, industri asuransi masih megap-megap akibat lonjakan klaim bencana alam. Kebakaran hutan Los Angeles, pada akhir 2024, diperkirakan meminta klaim sebesar USD20-30 miliar (Rp320-480 triliun). Tapi dunia memang sedang gelisah. Industri asuransi tak bisa bernafas lama-lama dan harus menghadapi klaim besar dari langit, dari kecelakaan penerbangan yang terus terjadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
Rekomendasi
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Astra Gelar RUPSLB,...
Astra Gelar RUPSLB, Kantongi Restu Buyback Rp8 Triliun dan Program Saham Manajemen
Berita Terkini
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved