Klaim Asuransi dari Langit

Kamis, 13 Februari 2025 - 14:06 WIB
loading...
A A A
Menurut Allianz (2024), total premi asuransi penerbangan global pada 2024 diperkirakan USD8 miliar (Rp128 triliun), tertinggi dalam 20 tahun terakhir. Namun, dalam lima tahun terakhir, nilai klaim asuransi meningkat hingga €14 miliar (US$15,1 miliar) atau sekitar Rp241 triliun. Ternyata, pertumbuhan industri asuransi penerbangan yang pesat itu diiringi tantangan besar dalam menjaga keberlanjutan bisnis yang semakin kompleks.

Selama ini, perusahaan asuransi yang menanggung risiko kecelakaan pesawat mendapat dukungan dari perusahaan reasuransi--sebagai penanggung ulang risiko. Dalam kasus Jeju Air 7C2216, Samsung Fire & Marine Insurance mengalihkan sebagian besar risikonya ke AXA XL sebagai reasuransi.

Gallagher Re (2025) memperingatkan bahwa jika rasio pemulihan klaim tidak membaik, maka stabilitas harga premi asuransi penerbangan tidak dapat dijamin. Sementara itu, Howden Re (2025) menyoroti pentingnya kewaspadaan dalam menanggung skenario kerugian besar akibat insiden penerbangan yang semakin sering terjadi.

Iya, sih, boleh saja kalangan reasuransi memberi petatah-petitih begitu rupa. Faktanya, kendati klaim akibat kecelakaan pesawat sudah meningkat, industri reasuransi global tetap menunjukkan pertumbuhan positif. Hannover Re, misalnya, mencatat peningkatan laba bersih sebesar 14,2% pada tahun 2022, mencapai €1,41 miliar dibandingkan dengan €1,23 miliar pada tahun sebelumnya.

Gallagher Re juga melaporkan bahwa total modal dalam industri reasuransi global meningkat sebesar 5,4% pada semester pertama 2024, mencapai USD766 miliar. Return on Equity (ROE) industri reasuransi juga menunjukkan angka yang kuat, yakni 15,5% pada periode yang sama.

Alhasil, di balik kompleksitas klaim kecelakaan pesawat, ada ironi yang mengejutkan. Ketika industri asuransi berjuang mengatasi beban klaim yang terus meningkat, para investor asuransi justru melihat itu sebagai peluang emas.

Lonjakan premi akibat risiko tinggi dapat membuat bisnis asuransi penerbangan semakin menguntungkan bagi perusahaan yang memiliki manajemen risiko yang kuat. Buktinya, itu tadi, sejumlah perusahaan reasuransi global justru mencatat peningkatan laba bersih di tengah meningkatnya klaim.

Peluang di Tengah Krisis
Tapi industri asuransi penerbangan juga masih memiliki peluang besar di balik tantangan yang luar biasa. Strategi manajemen risiko yang tepat mestinya dapat mengubah krisis menjadi peluang. Sompo Insurance, misalnya, menekankan perlunya inovasi teknologi dalam desain pesawat dan penggunaan bahan bakar hibrida yang lebih ramah lingkungan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Ujian Kapasitas Negara,...
Ujian Kapasitas Negara, Bukan Sekadar Kasus Korupsi
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
MPMInsurance Bayar Klaim...
MPMInsurance Bayar Klaim Properti Rp1,2 Miliar Akibat Cuaca Ekstrem
Rekomendasi
Drawing Campus League...
Drawing Campus League Basketball The Nationals 2026: Berebut Predikat Kampus Terbaik Indonesia
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
Berita Terkini
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved