Perundungan terhadap Influencer RUU Cipta Kerja Dinilai Tak Tepat
Minggu, 16 Agustus 2020 - 22:04 WIB
loading...
Manajer Program Saiful Mujani Research and Consulting, Saidiman Ahmad menilai, tak ada yang salah dalam sosialisasi RUU Cipta Kerja, termasuk oleh influencer. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Manajer Program Saiful Mujani Research and Consulting, Saidiman Ahmad menilai, tak ada yang salah dalam sosialisasi Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja, termasuk oleh para influencer.
Menurutnya, sosialisasi dibutuhkan agar kebijakan pemerintah itu diketahui masyarakat. (Baca juga: RUU Cipta Kerja dan Tindakan Semena-Mena Terhadap Tiga Aktivis Kaltim)
"Ini inisiatif yang baik, tentu pemerintah perlu melakukan sosialisasi agar publik mengerti apa yang sedang pemerintah usulkan," kata Saidiman, Minggu (16/8/2020). (Baca juga: RUU Cipta Kerja Dikebut, Demokrat Curiga Banyak Kepentingan Gelap)
Hingga saat ini survei SMRC menyebutkan, pengetahuan publik tentang RUU Ciptaker masih sangat minim. Menurut survei SMRC, 8-11 Juli 2020, baru 26 persen warga yang tahu. Dari yang tahu itu, 52 persennya mendukung.
Oleh karena itu kata Saidiman, sosialisasi RUU Cipta Kerja oleh publik figur atau influencer tidak salah. Malah kata ia, sosialisasi sangat dibutuhkan karena rakyat harus tahu kebijakan pemerintah.
Menurutnya, sosialisasi dibutuhkan agar kebijakan pemerintah itu diketahui masyarakat. (Baca juga: RUU Cipta Kerja dan Tindakan Semena-Mena Terhadap Tiga Aktivis Kaltim)
"Ini inisiatif yang baik, tentu pemerintah perlu melakukan sosialisasi agar publik mengerti apa yang sedang pemerintah usulkan," kata Saidiman, Minggu (16/8/2020). (Baca juga: RUU Cipta Kerja Dikebut, Demokrat Curiga Banyak Kepentingan Gelap)
Hingga saat ini survei SMRC menyebutkan, pengetahuan publik tentang RUU Ciptaker masih sangat minim. Menurut survei SMRC, 8-11 Juli 2020, baru 26 persen warga yang tahu. Dari yang tahu itu, 52 persennya mendukung.
Oleh karena itu kata Saidiman, sosialisasi RUU Cipta Kerja oleh publik figur atau influencer tidak salah. Malah kata ia, sosialisasi sangat dibutuhkan karena rakyat harus tahu kebijakan pemerintah.
Lihat Juga :