Ekonom UI Sebut Pembagian Bansos Jelang Pemilu Bisa Menarik Perhatian Pemilih
Senin, 01 April 2024 - 11:33 WIB
loading...
Ekonom dari Universitas Indonesia (UI), Vid Adrison memberikan keterangan sebagai ahli dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (1/4/2024). FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
JAKARTA - Ekonom dari Universitas Indonesia (UI), Vid Adrison memberikan keterangan sebagai ahli dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum ( PHPU ) di Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (1/4/2024). Ia dihadirkan oleh kubu Tim Hukum Nasional Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN).
Dalam keterangannya itu, Vid membahas soal pembagian bantuan sosial ( bansos ) dalam pemilu yang masuk dalam istilah political budget cycles atau anggaran di tahun politik sebagai cara untuk menarik perhatian karena petahana ingin kembali mendapat suara pemilih.
"Singkatnya akan ada peningkatan spending menjelang pemilu dan itu akan menguat ketika yang naik itu incumben," kata Vid di hadapan para Hakim Konstitusi, dalam sidang lanjutan PHPU di Gedung MK.
Vid menjelaskan, jika dilihat setiap tahunnya sejak 2022 sampai 2023 Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) mengalami kenaikan dalam total pengeluaran negara.
Dalam keterangannya itu, Vid membahas soal pembagian bantuan sosial ( bansos ) dalam pemilu yang masuk dalam istilah political budget cycles atau anggaran di tahun politik sebagai cara untuk menarik perhatian karena petahana ingin kembali mendapat suara pemilih.
"Singkatnya akan ada peningkatan spending menjelang pemilu dan itu akan menguat ketika yang naik itu incumben," kata Vid di hadapan para Hakim Konstitusi, dalam sidang lanjutan PHPU di Gedung MK.
Vid menjelaskan, jika dilihat setiap tahunnya sejak 2022 sampai 2023 Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) mengalami kenaikan dalam total pengeluaran negara.
Lihat Juga :