Krisis Kemanusiaan Ekstrem Hari Ini

Kamis, 02 November 2023 - 08:52 WIB
loading...
Krisis Kemanusiaan Ekstrem...
Irjen Pol (Purn) Hamidin Aji Amin, Mantan Direktur Pencegahan dan Deputi Bidang Kerja Sama Internasional BNPT dan Pengamat Terorisme. Foto/Istimewa
A A A
Irjen Pol (Purn) Hamidin Aji Amin
Mantan Direktur Pencegahan dan Deputi Bidang Kerja Sama Internasional BNPT dan Pengamat Terorisme

Hamas, Israel, dan PBB berdebat


SEMAKIN kita mengikuti kejadian di Gaza Palestina akibat perang Israel versus Hamas, tanpa melihat apakah mereka orang Palestina, Israel, atau bangsa lain, perasaan kita sebagai makhluk ciptaan Allah SWT semakin miris saja, air mata kita seakan larut dalam duka mereka yang sangat pedih, rakyat Gaza.

Betapa tidak, hari ini di tengah situasi konflik bersenjata yang tidak tahu sampai kapan akan berakhir, krisis kemanusiaan di Gaza telah mencapai tingkat yang terburuk yang belum pernah terjadi sebelumnya. Untuk masalah kesehatan saja masyarakat Gaza berada pada posisi mengenaskan yang ekstrem.

Hampir semua rumah sakit telah kehabisan bahan bakar dan sumber energi hanya untuk mengoperasikan peralatan medis, dan beberapa rumah sakit harus ditutup. Stok makanan dan persediaan logistik lain sangat minim dan terbatas. Masyarakat terpaksa minum air sembarangan yang tidak higienis dan aman.

Tempat tinggal sementara atau kamp penampungan yang disiapkan oleh PBB dalam kondisi penuh sesak, penghuni berhimpit-himpitan, bahkan banyak yang dipaksa menampung 10 atau 12 kali lipat lebih banyak dari kapastitas tampung. Badan Bantuan Internasional UNWRA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East) mengatakan, bahwa " Di sini kehidupan yang bermartabat sudah jauh tertinggal".

Sulit dibayangkan sebuah Badan Internasional PBB yang secara khusus menangani Agensi Pekerjaan dan Pemulihan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat - United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East - sebuah badan pembangunan bantuan khusus kemanusiaan yang memberikan pendidikan, kesehatan, layanan sosial, dan bantuan darurat kepada empat ratus ribu pengungsi Palestina yang tinggal di Yordania, Lebanon, dan Suriah, juga di Tepi Barat dan Jalur Gaza, yang merupakan satu-satunya badan yang ditujukan untuk membantu pengungsi dari satu daerah atau konflik sampai merasa kewalahan dan memberikan pernyataan seperti itu.

UNRWA juga sepertinya telah kehilangan kekuatan dan menekankan bahwa jika bahan bakar tidak segera diizinkan masuk ke Gaza, pihaknya terpaksa mengurangi atau bahkan menghentikan operasi kemanusiaan di Gaza.

Kenapa bisa? Persoalannya menurut penulis sebenarnya ada pada pihak Israel yang ingin menang sendiri dan menganggap seruan internasional yang semakin keras untuk melakukan gencatan senjata justru ditanggapi dingin dengan kemarahan. Israel mengecam pimpinan PBB karena telah mengatakan bahwa serangan itu tidak terjadi “dalam ruang hampa.”

Sementara itu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa juga dianggap telah gagal mencapai kesepakatan untuk memastikan bantuan sampai ke rakyat Palestina, persis setelah Dewan Keamanan PBB menghentikan resolusi yang saling bertentangan antara AS dan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Rekomendasi
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Berita Terkini
Sidang Banding Nadiem...
Sidang Banding Nadiem Makarim Digelar 5 Agustus 2026
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia...
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia usai Pelantikan oleh Kapolri Juli 2026, Ini Nama-namanya
Korban Penipuan Haji...
Korban Penipuan Haji Ilegal Capai 3.550 Orang, DPR Desak Kemenhaj Perkuat Pengawasan
Profil Irjen Totok Suharyanto,...
Profil Irjen Totok Suharyanto, Kakortastipidkor Polri yang Ungkap Megakorupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved