Kembali Pede Berwisata

Senin, 27 Juli 2020 - 06:10 WIB
loading...
A A A
Dia juga mengakui pihaknya telah melakukan edukasi dan sosialisasi melalui dokumentasi video yang bisa dilihat di situs dan media sosial Kemenparekraf. “Semua video-videonya kita upload di sana. Kita sampaikan, kita publikasikan supaya orang bahwa ini serius, industri pariwisata serius sekarang untuk melakukan perbaikan. Kita serius sekali mempersiapkan diri sehingga jangan takut lagi,” ungkapnya.

Ari kemudian menuturkan, Kemenparekraf saat ini masih fokus untuk menggerakkan wisatawan domestik. Adapun wisatawan luar negeri masih pada pembicaraan soal batas pembukaan batas negara. “Dan sekali lagi, kita harus yakinkan mereka dengan tadi bahwa kita sosialisasikan, kita edukasi, dan kita simulasikan semua yang sudah ada tadi protokol-protokol kesehatan beserta panduan-panduannya. Sehingga orang akan yakin bahwa memang daerah siap untuk menerima mereka sebagai wisatawan,” katanya.

Sebagai informasi, pandemi korona benar-benar mengganggu sektor wisata. Hal ini diakui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Mengutip Badan Pusat Statistik (BPS), dia mengungkapkan, selama Mei 2020 perjalanan wisata di Indonesia bahkan nyaris anjlok 100%.

Kondisi ini otomatis berdampak langsung pada pendapatan devisa negara yang berasal dari pariwisata yang anjlok 97% secara tahunan.”Persoalan devisa pariwisata juga turun 97% (yoy) dari USD1.119 juta menjadi hanya USD31 juta. Ini turunnya luar biasa sekali,” ucap Luhut dalam Webinar Nasional Reaktivasi Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru, Jakarta (22/7/2020). (Baca juga: Turki Kecam Cibiran Yunani Pada Masjid Hagia Sophia)

Bukan hanya itu, mantan kepala Staf Kepresidenan ini juga menilai dampak pandemi Covid-19 terhadap pariwisata mengancam 180.000 tenaga kerja di sektor ini. Kondisi ini terjadi karena ada dua ribu hotel yang terpaksa berhenti operasi. Dampak lainnya adalah ada penurunan permintaan sejumlah barang seperti bahan baku minyak dan susu.

Karena itulah, dia ingin sektor pariwisata diselamatkan dengan meningkatkan kunjungan turis domestik mulai triwulan III-2020. “Mari kita sama-sama mulai di kuartal ketiga ini mencoba melakukan turis domestik,” ujarnya.

Wakil Ketua Kadin Bidang Pariwisata Kosmian Pudjiadi mengaku pesimistis sektor wisata bisa segera pulih karena pandemi korona masih terjadi. Dia memperkirakan puncak penyebaran virus berakhir pada triwulan IV-2020 karena pengendalian yang dilakukan pemerintah kurang efektif.

“Akibatnya, industri pariwisata baru akan mulai memasuki masa pemulihan pada 2023. Yakni 1,5 tahun setelah ditemukannya vaksin jika merujuk data World Tourism Organization (WTO),” ucapnya dalam rapat dengan pendapat (RDP) bersama Komisi X, DPR RI secara virtual, Jakarta (14/7).

Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah menekankan, untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat, para pengelola destinasi wisata juga harus menaati seluruh protokol pencegahan Covid-19.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dampak Pandemi Covid-19,...
Dampak Pandemi Covid-19, Munculkan Kepedulian yang Nyata bagi Sesama
PTUN Sahkan Rusmiati...
PTUN Sahkan Rusmiati sebagai Ketua Umum ASITA
Percepat Pemulihan Ekonomi,...
Percepat Pemulihan Ekonomi, IPI Gelorakan Pariwisata Nusantara Berbasis Kearifan Lokal
Cegah Kerumunan di Muktamar,...
Cegah Kerumunan di Muktamar, Nahdliyin Diminta Jangan Nekat Jadi Romli
PPKM Level 1, Pemerintah...
PPKM Level 1, Pemerintah Uji Coba New Normal di Kota Blitar
Keterbukaan Informasi...
Keterbukaan Informasi Dinilai Jadi Faktor Penting dalam Atasi Pandemi
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Bunuh Sel Zombie, Ilmuwan...
Bunuh Sel Zombie, Ilmuwan Ungkap Efek Menakutkan Mantan Pasien Covid-19
Coaching Clinic KreatIPO...
Coaching Clinic KreatIPO Persiapkan Pelaku Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk IPO
Rekomendasi
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Korban Disiksa Selama...
Korban Disiksa Selama 3 Tahun, Mengapa Tak Melawan? Ini Penjelasan Psikolog!
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Berita Terkini
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Infografis
Roket Milik Elon Musk...
Roket Milik Elon Musk Kembali Bikin Masalah bagi Penduduk Bumi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved